MaruliTua.com
  • Analisa Pasar
  • Berita
  • Belajar Trading
  • Lainnya
    • Grafik Live
    • Kalender Ekonomi
    • Serba-serbi
No Result
View All Result
MaruliTua.com
  • Analisa Pasar
  • Berita
  • Belajar Trading
  • Lainnya
    • Grafik Live
    • Kalender Ekonomi
    • Serba-serbi
No Result
View All Result
MaruliTua.com
No Result
View All Result
Home Analisa Pasar

Analisa Pasar : Crude Oil, GOLD, EURUSD, USDJPY, GBPUSD, USDCHF, AUDUSD

Maruli T Sinambela, S.E., M.Th., WPB, WPA by Maruli T Sinambela, S.E., M.Th., WPB, WPA
Februari 19, 2024
in Analisa Pasar
Reading Time: 6 mins read
1.7k 35
0
Analisa Pasar : Crude Oil, GOLD, EURUSD, USDJPY, GBPUSD, USDCHF, AUDUSD
415
SHARES
1.7k
VIEWS
ShareTweetSend

Minyak (CLc1, WTI) Melonjak Tipis Akibat Ketegangan Geopolitik di Timur Tengah

Pasar minyak mengalami kenaikan tipis yang signifikan, memantapkan posisi harga minyak dunia (CLc1, WTI). Kenaikan tersebut dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik yang melibatkan kawasan Timur Tengah. Pasar bereaksi terhadap potensi dampak signifikan pada pasokan minyak dunia akibat gejolak tersebut.

Namun, kenaikan tersebut sejalan dengan dinamika kompleks pasar energi. Data perkiraan terbaru dari Badan Energi Internasional (IEA) menunjukkan bahwa ada kekhawatiran terkait perlambatan permintaan global. Meskipun situasi geopolitik mendorong harga ke atas, peringatan IEA menciptakan ketidakpastian terkait keseimbangan antara penawaran dan permintaan di pasar minyak.

Level resistance harga minyak saat ini tercatat di 79.48, menunjukkan titik tertinggi yang bisa dicapai, sementara level support terletak di 76.85, memberikan gambaran tentang titik terendah yang dapat menjadi batas bawah. Volatilitas di pasar menciptakan tantangan bagi pelaku pasar dan pemangku kepentingan di sektor energi, yang harus memantau perkembangan dengan cermat.

Para ahli dan analis pasar memperhatikan dengan cermat perkembangan ini, mengingat bahwa ketidakpastian geopolitik dan dinamika permintaan yang berubah-ubah dapat memengaruhi pergerakan harga minyak dalam beberapa waktu ke depan. Dalam konteks ini, pelaku pasar di sektor minyak dan gas sedang berupaya mengantisipasi perubahan potensial dan mengelola risiko dengan bijak dalam menghadapi lingkungan pasar yang dinamis ini.

Emas (XAUUSD) Menguat di Tengah Tren Penurunan Mingguan Kedua

Pada hari Jumat, harga emas (XAUUSD) menunjukkan pergerakan positif meskipun sedang mengalami tren penurunan mingguan untuk kedua kalinya berturut-turut. Kenaikan ini terjadi sebagai respons terhadap rilis data inflasi yang melampaui perkiraan, yang pada gilirannya mengurangi prospek penurunan suku bunga lebih awal oleh Federal Reserve.

Meskipun harga emas mengalami tekanan penurunan dalam beberapa minggu terakhir, kekuatan yang terlihat pada hari Jumat menimbulkan pertanyaan tentang ketahanan logam mulia ini di tengah volatilitas pasar. Analis pasar mencatat bahwa penguatan harga emas dapat diartikan sebagai refleksi dari ketidakpastian ekonomi dan mencari perlindungan aset dalam aset haven seperti emas.

Level resistance saat ini terpantau di 2036, mencerminkan potensi kenaikan lebih lanjut. Di sisi lain, level support ditempatkan pada 1991, mengindikasikan batas terendah yang perlu dijaga agar tidak terjadi penurunan lebih lanjut.

Dalam suasana pasar yang dinamis, para pelaku pasar dan investor memperhatikan dengan cermat perkembangan data ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor-faktor geopolitik. Harga emas menjadi sorotan utama sebagai indikator sentimen pasar dan perlindungan nilai dalam menghadapi ketidakpastian global. Perkembangan lanjutan di sektor ini akan terus menjadi fokus perhatian dalam beberapa minggu ke depan.

EURUSD Menguat Pasca Pelemahan USD

Harga pasangan mata uang Euro terhadap Dolar Amerika Serikat (EURUSD) mengalami kenaikan setelah Dolar AS ditutup melemah. Kenaikan ini terjadi seiring munculnya kekhawatiran terhadap kekuatan ekonomi AS, terutama setelah harga produsen yang lebih tinggi dari perkiraan meningkatkan ekspektasi bahwa Federal Reserve akan berhenti menurunkan suku bunga setidaknya hingga pertengahan tahun.

Pelemahan Dolar AS memberikan dorongan bagi Euro untuk menguat, dengan pelaku pasar mencerna potensi pergeseran kebijakan moneter. Hal ini memicu penguatan harga EURUSD dalam sesi terkini.

Level resistance utama saat ini tercatat di 1.08753, mencerminkan titik tertinggi yang mungkin dicapai dalam waktu dekat. Sementara itu, level support ditempatkan di 1.07106, memberikan gambaran tentang batas terendah yang perlu dijaga untuk menghindari penurunan lebih lanjut.

Para pelaku pasar mata uang dan investor global terus memantau perkembangan di pasar forex, mempertimbangkan dampak dari perubahan kebijakan moneter dan faktor-faktor ekonomi global terhadap pergerakan EURUSD. Kondisi ini menjadi fokus perhatian dalam menentukan arah pergerakan pasangan mata uang ini dalam periode waktu yang akan datang.

Yen Melemah Terhadap USD, Mencapai Level 150 dan Waspada Intervensi Jepang

Dalam sesi terakhir, Yen Jepang (USDJPY) mengalami pelemahan sebesar 0,22% terhadap Dolar Amerika Serikat (USD), mencapai level 150. Pencapaian ini dalam beberapa hari terakhir telah memicu kekhawatiran di pasar terkait kemungkinan intervensi otoritas Jepang untuk melemahkan mata uangnya.

Pelemahan Yen terhadap Dolar AS menciptakan ketegangan di pasar, dengan level resistance terlihat pada 150.763. Ini menandakan potensi kenaikan lebih lanjut bagi USDJPY dalam waktu dekat. Di sisi lain, level support terletak di 146.465, memberikan gambaran tentang batas terendah yang perlu dijaga untuk menghindari penurunan lebih lanjut.


Para pelaku pasar dan investor mengamati dengan cermat reaksi otoritas Jepang terhadap penguatan Dolar terhadap Yen. Kemungkinan intervensi dapat memberikan dampak signifikan pada pasar mata uang, dan para pelaku pasar berupaya memproyeksikan skenario dan implikasi yang mungkin terjadi.

Kondisi pasar yang dinamis ini menimbulkan kehati-hatian di kalangan investor, dan pergerakan lebih lanjut USDJPY akan terus menjadi fokus perhatian dalam beberapa sesi perdagangan mendatang.

GBPUSD Menguat Pasca Pelemahan USD

Harga pasangan mata uang Pound Sterling terhadap Dolar Amerika Serikat (GBPUSD) mengalami kenaikan setelah Dolar AS ditutup melemah. Penguatan ini terjadi seiring meningkatnya kekhawatiran terhadap kekuatan ekonomi AS, terutama setelah harga produsen yang lebih tinggi dari perkiraan meningkatkan ekspektasi bahwa Federal Reserve akan berhenti menurunkan suku bunga setidaknya hingga pertengahan tahun.

Pelemahan Dolar AS memberikan dorongan bagi Pound Sterling untuk menguat, dengan pelaku pasar mencerna potensi perubahan dalam kebijakan moneter. Hal ini menyebabkan penguatan harga GBPUSD dalam sesi terkini.

Level resistance utama saat ini tercatat di 1.28055, mencerminkan titik tertinggi yang mungkin dicapai dalam waktu dekat. Sementara itu, level support ditempatkan di 1.25348, memberikan gambaran tentang batas terendah yang perlu dijaga untuk menghindari penurunan lebih lanjut.

Para pelaku pasar mata uang dan investor global terus memantau perkembangan di pasar forex, mempertimbangkan dampak dari perubahan kebijakan moneter dan faktor-faktor ekonomi global terhadap pergerakan GBPUSD. Kondisi ini menjadi fokus perhatian dalam menentukan arah pergerakan pasangan mata uang ini dalam periode waktu yang akan datang.

USDCHF Melemah Pasca Pelemahan USD

Harga pasangan mata uang Dolar Amerika Serikat terhadap Franc Swiss (USDCHF) mengalami penurunan setelah Dolar AS ditutup melemah. Pelemahan ini terjadi di tengah kekhawatiran terkait kekuatan ekonomi AS, khususnya setelah harga produsen yang lebih tinggi dari perkiraan meningkatkan ekspektasi bahwa Federal Reserve akan berhenti menurunkan suku bunga setidaknya hingga pertengahan tahun.

Pelemahan Dolar AS memberikan tekanan negatif pada pasangan mata uang USDCHF, dengan pelaku pasar mencari alternatif aset haven seperti Franc Swiss. Hal ini menyebabkan penurunan harga dalam sesi terkini.

Level resistance utama saat ini tercatat di 0.88713, mencerminkan titik tertinggi yang mungkin dicapai dalam waktu dekat. Sementara itu, level support ditempatkan di 0.87161, memberikan gambaran tentang batas terendah yang perlu dijaga untuk menghindari penurunan lebih lanjut.

Pelaku pasar mata uang dan investor global terus memantau dinamika pasar forex, mengingat faktor-faktor ekonomi dan kebijakan moneter yang dapat memengaruhi pergerakan USDCHF. Kondisi pasar yang berubah-ubah menjadi fokus perhatian dalam menentukan arah pergerakan pasangan mata uang ini dalam sesi perdagangan mendatang.

AUDUSD Menguat Setelah Pelemahan USD

Harga pasangan mata uang Dolar Australia terhadap Dolar Amerika Serikat (AUDUSD) mengalami kenaikan setelah Dolar AS ditutup melemah. Kenaikan ini terjadi di tengah kekhawatiran terkait kekuatan ekonomi AS, khususnya setelah harga produsen yang lebih tinggi dari perkiraan meningkatkan ekspektasi bahwa Federal Reserve akan berhenti menurunkan suku bunga setidaknya hingga pertengahan tahun.

Pelemahan Dolar AS memberikan dorongan bagi Dolar Australia untuk menguat, dengan pelaku pasar mencari alternatif aset yang lebih menarik. Hal ini menyebabkan kenaikan harga dalam sesi terkini.

Level resistance utama saat ini tercatat di 0.66148, mencerminkan titik tertinggi yang mungkin dicapai dalam waktu dekat. Sementara itu, level support ditempatkan di 0.64503, memberikan gambaran tentang batas terendah yang perlu dijaga untuk menghindari penurunan lebih lanjut.

Pelaku pasar mata uang dan investor global terus memantau perkembangan di pasar forex, mempertimbangkan dampak dari perubahan kebijakan moneter dan faktor-faktor ekonomi global terhadap pergerakan AUDUSD. Kondisi pasar yang dinamis ini menjadi fokus perhatian dalam menentukan arah pergerakan pasangan mata uang ini dalam sesi perdagangan mendatang.

Share166Tweet104Send
Maruli T Sinambela, S.E., M.Th., WPB, WPA

Maruli T Sinambela, S.E., M.Th., WPB, WPA

Maruli T Sinambela, S.E, M.Th, WPB, WPA penulis dan praktisi trading, lahir pada tahun 1975 di Sumatera Utara. Memasuki dunia trading sejak tahun 2007, mengembangkan minat keahlian dalam dunia trading Forex, indeks saham, komoditi, dan saham.Pada akhir tahun 2020, posisi President Director di Indosukses Futures, kepemimpinan dan dedikasi terhadap industri keuangan. Pengajar dan pembicara, berkontribusi pada peningkatan pengetahuan melalui seminar, workshop, dan program pelatihan, seperti P4WPB dan WPA, menjadi narasumber media elektronik.Aktif di tingkat organisasi sebagai anggota Komite Pendidikan Pelatihan Dan Pengembangan (DIKLATBANG) sejak tahun 2021, dengan sertifikat kompetensi, asesmen/uji kompetensi, dan menjadi asesor, validator kompetensi LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi), BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi), Juni 2023, LPK (BPM) Lembaga Pelatihan Kerja Bina profesi Mandiri 2024.Berlandaskan pengalaman dalam dunia trading, perencanaan dan praktik pelaksanaan harus konsisten tanpa melibatkan emosi. Sebagai seorang trader, harus bisa memiliki kemampuan untuk membedakan antara logika dan perasaan, serta menilai pentingnya keamanan dana investasi dengan memastikan tempat berinvestasi resmi memiliki izin dari regulator yang berlaku di Indonesia.

Related Posts

Kepercayaan Konsumen A.S Menguat, Pasar Masih Menunggu Kepastian Data Lanjutan
Analisa Pasar

Kepercayaan Konsumen A.S Menguat, Pasar Masih Menunggu Kepastian Data Lanjutan

by Maruli T Sinambela, S.E., M.Th., WPB, WPA
Februari 25, 2026
0

Pasar keuangan global mengawali pekan terakhir Februari 2026 dengan satu rilis data ekonomi Amerika Serikat yang sudah terkonfirmasi, sementara agenda...

Read moreDetails
Inflasi Bertahan, Ekonomi Melambat: Arah Emas Ditentukan Data

Inflasi Bertahan, Ekonomi Melambat: Arah Emas Ditentukan Data

Februari 20, 2026
Soft Landing atau Perlambatan? Arah Dolar di Ujung Data A.S

Soft Landing atau Perlambatan? Arah Dolar di Ujung Data A.S

Februari 15, 2026
Pasar Menahan Napas: Emas Diuji Volatilitas Dua Hari Krusial

Pasar Menahan Napas: Emas Diuji Volatilitas Dua Hari Krusial

Februari 5, 2026
Next Post
USD Menguat Sedikit di Tengah Libur Hari Presiden AS; Fokus Beralih ke Menit FOMC

USD Menguat Sedikit di Tengah Libur Hari Presiden AS; Fokus Beralih ke Menit FOMC

Ikhtisar Pasar

Data Pasar oleh TradingView
MaruliTua.com

© 2018-2022 MaruliTua All Rights Reserved Worldwide.

Navigasi Situs

  • Tentang
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak Saya

Follow Saya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Analisa Pasar
  • Berita
  • Belajar Trading
  • Lainnya
    • Grafik Live
    • Kalender Ekonomi
    • Serba-serbi

© 2018-2022 MaruliTua All Rights Reserved Worldwide.