Dolar AS masih relatif terkonsolidasi akibat bank sentral AS dipandang tidak akan agresif memangkas suku bunganya sementara kekhawatiran global kembali membayangi Bagaimana prospek ekonomi ke depannya.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan di pekan ini, yaitu:
- Ada keraguan terhadap hasil negosiasi AS-China pekan kemarin.
- Tuduhan terhadap Iran sebagai dalang serangan ladang minyak Arab Saudi dapat memicu konflik militer.
- Upaya negosiasi Brexit yang perkembangannya masih belum jelas.
Untuk data-data ekonomi yang perhatikan di pekan ini, adalah:
- Data manufaktur PMI Eropa September (Senin – estimasi relatif positif)
- Data sentimen ekonomi Ifo Jerman September (Selasa – estimasi relatif positif)
- Data consumer confidence AS September (Selasa – estimasi negatif)
- Data trade balance AS Agustus (Kamis – estimasi negatif)
- Data durable goods orders Agustus (Jumat – estimasi negatif)
- Data inflasi PCE Agustus (Jumat – estimasi relatif positif)
- Pidato sejumlah pejabat bank sentral mulai dari AS, Eropa serta Inggris dan Australia..
Aset-aset yang mungkin menarik diperhatikan di pekan ini adalah:
EMAS yang masih dalam range support $1480 dan kini perlu mewaspadai resistance $1520-$1530.





