
Jakarta, 27 Juli 2024 Aspebtindo (Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia) dengan bangga mengumumkan peluncuran Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), sebuah entitas baru yang dirancang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK). Peluncuran LPK ini merupakan langkah strategis yang bertujuan untuk menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang dan menghadapi tantangan global yang kompleks.
Dalam penjelasannya, Pak Jacob, Direktur LPK, mengungkapkan bahwa LPK merupakan bagian dari evolusi fungsi Aspebtindo yang sebelumnya berperan sebagai asosiasi yang memfasilitasi pelatihan dan sertifikasi bagi calon Wakil Pialang Berjangka (WPB) dan Wakil Penasehat Berjangka (WPA). “Selama ini, Aspeptindo berperan dalam proses pelatihan dan persiapan calon profesional. Namun, seiring dengan pesatnya perkembangan industri, muncul kebutuhan mendalam akan lembaga yang fokus pada pelatihan dan evaluasi secara independen,” ungkap Pak Jacob.

LPK akan berfungsi untuk mempersiapkan calon profesional di sektor PBK dengan pelatihan yang sesuai dengan standar kompetensi yang ditetapkan. Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang juga baru dibentuk untuk melakukan penelusuran kemampuan, pengetahuan dan perilaku. Sementara itu, LPK akan fokus pada penyediaan pelatihan yang praktis dan menyeluruh, memastikan calon WPB dan WPA memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan sebelum menjalani proses sertifikasi.
“LPK memiliki peran penting dalam meningkatkan standar pelatihan dengan menyediakan program yang sesuai dengan standar kompetensi terbaru. LSP akan melakukan melakukan penelusuran kemampuan, pengetahuan dan perilaku terhadap kemampuan dan pengetahuan calon, untuk memastikan bahwa mereka memenuhi syarat untuk mendapatkan izin resmi,” tambah Pak Jacob.
Menjelang tahun 2024, LPK telah menetapkan beberapa target strategis. Salah satu fokus utama adalah mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas untuk bergabung dalam industri PBK. Dengan program pelatihan yang komprehensif, LPK bertujuan untuk mendukung calon profesional dalam memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan oleh Aspebtindo.
“Peluncuran LPK adalah langkah penting dalam menyediakan platform yang memungkinkan generasi muda dan calon profesional untuk mendapatkan pelatihan yang terstruktur dan informasi yang akurat tentang industri PBK. Kami percaya bahwa LPK akan menjadi jembatan efektif untuk mempersiapkan calon profesional menghadapi tantangan dan peluang di sektor ini,” ujar Pak Jacob.
Dengan adanya LPK, Aspebtindo bertujuan untuk tidak hanya meningkatkan standar kompetensi di industri PBK, tetapi juga untuk memberikan dukungan yang lebih baik kepada calon profesional. LPK diharapkan akan memainkan peran kunci dalam pengembangan industri PBK, memastikan bahwa sektor ini terus berkembang dengan didukung oleh sumber daya manusia yang terampil dan kompeten. Marulitua.com





