MaruliTua.com
  • Market Analysis
  • News
  • Learn Trading
  • Lainnya
    • Live Chart
    • Economic Calendar
    • Various-Topics
No Result
View All Result
MaruliTua.com
  • Market Analysis
  • News
  • Learn Trading
  • Lainnya
    • Live Chart
    • Economic Calendar
    • Various-Topics
No Result
View All Result
MaruliTua.com
No Result
View All Result
Home News

Harga Minyak Naik Seiring Meredanya Inflasi, Memperkuat Harapan Pemangkasan Suku Bunga The Fed

Maruli T Sinambela, S.E., M.Th., WPB, WPA by Maruli T Sinambela, S.E., M.Th., WPB, WPA
Juli 12, 2024
in News
Reading Time: 2 mins read
1.6k 86
0
Harga Minyak Naik Seiring Meredanya Inflasi, Memperkuat Harapan Pemangkasan Suku Bunga The Fed
411
SHARES
1.7k
VIEWS
ShareTweetSend

Jumat 12 Juli 2024, harga minyak mentah mencatat kenaikan signifikan seiring dengan meredanya data inflasi yang memicu optimisme di pasar mengenai pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed) pada akhir tahun ini. Inflasi yang diukur berdasarkan Indeks Harga Konsumen (CPI) menunjukkan penurunan 0,1% dari bulan Mei ke Juni, menurunkan tingkat inflasi tahunan menjadi 3%. Angka ini merupakan level terendah dalam lebih dari tiga tahun terakhir, sebagaimana dilaporkan oleh Departemen Tenaga Kerja AS.

Data inflasi yang mereda memperkuat harapan bahwa The Fed akan memangkas suku bunga pada pertemuan bulan September. Suku bunga yang lebih rendah biasanya merangsang pertumbuhan ekonomi, yang pada gilirannya dapat meningkatkan permintaan minyak mentah.

Meskipun prospek inflasi dan suku bunga yang menurun membawa angin segar bagi pasar minyak, terdapat sinyal beragam mengenai permintaan minyak global tahun ini. Badan Energi Internasional (IEA) yang berbasis di Paris melaporkan bahwa pertumbuhan permintaan minyak global melambat menjadi 710.000 barel per hari pada kuartal kedua tahun ini. Ini adalah peningkatan paling lambat sejak kuartal keempat tahun 2022, dengan kontraksi konsumsi minyak yang signifikan di Tiongkok sebagai faktor utama.


IEA juga memperkirakan bahwa pertumbuhan permintaan minyak global akan rata-rata di bawah satu juta barel per hari pada tahun 2024. Faktor-faktor seperti pertumbuhan ekonomi yang moderat, peningkatan efisiensi energi, dan adopsi kendaraan listrik menjadi alasan utama di balik proyeksi tersebut.

Di sisi lain, Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) memiliki pandangan yang lebih optimis. OPEC memperkirakan pertumbuhan permintaan minyak sebesar 2,2 juta barel per hari, didukung oleh perkiraan pertumbuhan ekonomi yang solid sebesar 2,9% tahun ini. Perbedaan pandangan antara IEA dan OPEC mencerminkan ketidakpastian yang masih menyelimuti pasar minyak global.

Harga minyak mentah diperkirakan akan tetap volatile, tergantung pada perkembangan lebih lanjut terkait kebijakan moneter The Fed dan kondisi ekonomi global. Namun, meredanya inflasi dan kemungkinan pemangkasan suku bunga memberikan sentimen positif bagi pasar minyak, setidaknya dalam jangka pendek.

Share164Tweet103Send
Maruli T Sinambela, S.E., M.Th., WPB, WPA

Maruli T Sinambela, S.E., M.Th., WPB, WPA

Maruli T. Sinambela is a writer, trading practitioner, and educator with experience in the financial markets since 2007. His expertise covers Forex, stock indices, commodities, and equities.Maruli T. Sinambela has demonstrated a strong leadership track record in the futures trading industry. He served as President Director of PT Indosukses Futures from 2020 to 2025, and in 2026, he was entrusted to lead PT Trident Pro Futures as President Director.He is actively engaged as an educator, speaker, and resource person across various media platforms—including television, radio, and digital channels—with a focus on market analysis and practical trading education.He has been involved as a member of the Education, Training, and Development Committee (DIKLATBANG) since 2021, and has served as a competency assessor and validator at the Professional Certification Institute (LSP) under the Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) since June 2023.Drawing on extensive experience, Maruli emphasizes that successful trading is built on discipline, consistency, sound risk management, and the ability to separate logic from emotion. He also highlights the importance of safeguarding investment funds by ensuring that all trading activities are conducted through officially licensed and regulated institutions in Indonesia.

Related Posts

Global Markets Fluctuate Amid Hormuz Strait Tensions and U.S.–Iran Ceasefire
News

Global Markets Fluctuate Amid Hormuz Strait Tensions and U.S.–Iran Ceasefire

by Maruli T Sinambela, S.E., M.Th., WPB, WPA
April 10, 2026
0

Jakarta, April 10, 2026 – Global financial markets moved in a mixed and volatile pattern at the end of the...

Read moreDetails
Global Markets Volatile Amid Middle East Tensions: Europe Gains, Asia Weakens, Oil Surges

Global Markets Volatile Amid Middle East Tensions: Europe Gains, Asia Weakens, Oil Surges

Maret 31, 2026
恭喜发财,万事如意 🧨

恭喜发财,万事如意 🧨

Februari 18, 2026
Menuju Transaksi Multilateral: Langkah Strategis Modernisasi Bursa Berjangka Komoditi Indonesia

Menuju Transaksi Multilateral: Langkah Strategis Modernisasi Bursa Berjangka Komoditi Indonesia

Oktober 20, 2025
Next Post
Stabilitas Ekonomi Indonesia Dorong Kenaikan Harga Komoditas di JFX

Stabilitas Ekonomi Indonesia Dorong Kenaikan Harga Komoditas di JFX

Ikhtisar Pasar

Data Pasar oleh TradingView
MaruliTua.com

© 2018-2022 MaruliTua All Rights Reserved Worldwide.

Navigasi Situs

  • Tentang
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak Saya

Follow Saya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Market Analysis
  • News
  • Learn Trading
  • Lainnya
    • Live Chart
    • Economic Calendar
    • Various-Topics

© 2018-2022 MaruliTua All Rights Reserved Worldwide.