
Kamis, 20 Juni 2024 Pasar komoditas mengalami berbagai perubahan signifikan yang memengaruhi harga minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/FCPO), nilai tukar Dolar AS, dan harga Olein di Jakarta Futures Exchange (JFX).
Di Bursa Malaysia Derivatives Exchange (MDX), harga minyak sawit mentah (FCPOc1) menguat, mencatatkan kenaikan sebesar 24 MYR atau sekitar 0,61% dari perdagangan sebelumnya. Hari ini, harga bergerak dalam kisaran 3.932 MYR hingga 3.976 MYR per metrik ton. Fluktuasi ini menunjukkan volatilitas yang tinggi, dengan rentang harga dalam 52 minggu terakhir mencapai 3.521 MYR hingga 4.600 MYR per metrik ton.
Di New York, Indeks Dolar AS (DXY) mengalami sedikit penurunan, turun 0,04 poin atau sekitar 0,04% menjadi 105.21. Rentang perdagangan harian mencatatkan kisaran antara 105.20 hingga 105.21, sementara dalam 52 minggu terakhir, indeks ini berfluktuasi antara 99.58 hingga 107.35. Penurunan ini menunjukkan tekanan sedikit pada dolar AS terhadap mata uang utama lainnya.
Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS menguat tipis dari Rp 16.374,00 pada 14 Juni 2024 menjadi Rp 16.368,00 pada 19 Juni 2024. Meskipun kecil, penguatan ini dapat mempengaruhi harga komoditas dalam negeri, termasuk harga Olein di JFX.
Pergerakan Harga Olein di Jakarta Futures Exchange (JFX) menunjukkan fluktuasi yang signifikan Kontrak Olein untuk bulan Juni 2024 (OLE01 JUN-24) menunjukkan pergerakan harga yang bervariasi, dengan kisaran antara 15.120 hingga 15.900 . Harga pembukaan pada 15.140 dan harga terendah sebesar 14.380 .
Sementara itu, kontrak Olein untuk bulan Juli 2024 (OLE01 JUL-24) mencatat harga mulai dari 15.160 hingga 15.920 . Harga penutupan terendah dicatat sebesar 14.400 .
Di sisi lain, kontrak Olein untuk bulan September 2024 (OLE10 SEP-24) dan Oktober 2024 (OLE10 OCT-24) juga menunjukkan tren yang serupa dengan kisaran harga yang stabil antara 15.160 hingga 15.920 , dengan harga terendah di 14.400 .
Kenaikan harga minyak sawit mentah di MDX, penurunan kecil pada Indeks Dolar AS, dan penguatan Rupiah memiliki dampak yang saling terkait terhadap harga Olein di JFX. Kenaikan biaya produksi akibat harga CPO yang meningkat dapat mempengaruhi harga jual Olein. Pelemahan dolar AS membuat ekspor komoditas AS lebih murah, sementara penguatan Rupiah memperkecil tekanan harga Olein dari segi biaya bahan baku impor.





