
Harga minyak mentah AS turun hampir 2% ke level terendah dalam enam minggu. Penurunan ini mencerminkan berbagai faktor yang mempengaruhi pasar minyak global
Fokus pasar pada ekonomi makro
Penurunan Harga Minyak Harga minyak mentah berjangka AS turun ke level terendah sejak awal Juni, meskipun ada peningkatan ketegangan antara Israel dan militan Houthi di Yaman. Ketegangan geopolitik ini biasanya akan meningkatkan premi resiko harga minyak, namun pasar minyak saat ini sebagian besar mengabaikan ketegangan di Timur Tengah sebagai ancaman potensial terhadap pasokan minyak. Ini menunjukkan bahwa investor lebih fokus pada faktor-faktor ekonomi makro daripada resiko geopolitik.
Pengaruh Negosiasi Gencatan Senjata
Negosiasi gencatan senjata dalam perang Israel-Hamas, serta prospek ekonomi makro yang tidak menentu di Tiongkok, memberikan tekanan ke bawah pada harga minyak. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, telah memerintahkan tim negosiasi untuk melanjutkan perundingan gencatan senjata. Negosiasi ini dapat membawa stabilitas di kawasan, tetapi ketidakpastian masih membayangi pasar minyak global.
Permintaan Bensin Menurun
Permintaan bensin di AS melemah pada minggu yang berakhir 12 Juli, dengan penurunan sebesar 615.000 barel per hari, menurut Badan Informasi Energi AS. Penurunan permintaan ini terjadi meskipun periode ini biasanya diiringi dengan peningkatan permintaan musim panas. Kondisi ini menambah tekanan ke bawah pada harga minyak, karena menunjukkan bahwa konsumsi energi tidak sekuat yang diharapkan.
Proyeksi Pasar Minyak
Pasar minyak diperkirakan akan sedikit kekurangan pasokan sebesar 200.000 barel per hari pada tahun 2024, karena pertumbuhan permintaan yang diperkirakan akan tetap sehat. Meskipun demikian, harga minyak mentah masih akan bergantung pada berbagai faktor, termasuk berita ekonomi dari Tiongkok, kemungkinan penurunan suku bunga AS, dan kemajuan negosiasi di Timur Tengah.
Resiko Harga Minyak
Premi resiko harga minyak hampir nol meskipun adanya ketegangan di Timur Tengah. Hal ini menunjukkan bahwa pasar saat ini lebih fokus pada faktor-faktor fundamental ekonomi daripada resiko geopolitik. Harga minyak mentah di masa depan akan sangat dipengaruhi oleh berita ekonomi dari Tiongkok dan keputusan suku bunga oleh The Fed.
Suport dan Resistensi
Harga minyak mentah saat ini memiliki level support di $72 dan level resistensi di $85. Pergerakan harga dalam rentang ini akan dipengaruhi oleh faktor-faktor yang telah disebutkan di atas, serta dinamika pasar global yang terus berubah.

Dengan demikian, para pelaku pasar dan investor perlu terus memantau perkembangan ekonomi global dan geopolitik yang dapat mempengaruhi harga minyak mentah ke depannya.






