Harga minyak turun pada hari Kamis 14 November 2019 karena peningkatan persediaan produksi yang masih , Harga minyak Brent futures turun 7 sen menjadi $ 62,30 per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate turun 35 sen, atau 0,6%, menjadi menetap di $ 56,77.
Stok minyak mentah AS tumbuh pekan lalu sebesar 2,2 juta barel, dibandingkan dengan ekspektasi para analis dalam jajak pendapat Reuters bisa menjadi 1,649 juta barel,
Berdasarkan laporan dari EIA Produksi minyak mentah naik 200.000 barel per hari (bph) ke rekor mingguan 12,8 juta bph.
Menurut Sekretaris Jenderal OPEC Mohammad Barkindo pada hari Rabu bahwa kemungkinan akan ada revisi pasokan ke 2020, dari produsen AS.
Kenaikan harga minyak mentah masih dalam kondisi terbatas karena kurangnya permintaan minyak dari Cina, importir minyak mentah terbesar di dunia. Output industri naik lebih lambat dari yang diharapkan pada Oktober, tetapi throughput kilang minyak mencapai level tertinggi kedua pada rekor.
Untuk Resisten terdekat dapat dilihat di 57.50/80, penembusan sisi atas dapat memicu kenaikan menuju 60. Support terdekat terlihat di 56.3015, penembusan di bawah ini bisa membawa penurunan menuju 55.50.






