MaruliTua.com
  • Market Analysis
  • News
  • Learn Trading
  • Lainnya
    • Live Chart
    • Economic Calendar
    • Various-Topics
No Result
View All Result
MaruliTua.com
  • Market Analysis
  • News
  • Learn Trading
  • Lainnya
    • Live Chart
    • Economic Calendar
    • Various-Topics
No Result
View All Result
MaruliTua.com
No Result
View All Result
Home Market Analysis

Emas Melonjak ke Puncak Mingguan di Tengah Pelemahan Dolar & Sinyal Fed

Maruli T Sinambela, S.E., M.Th., WPB, WPA by Maruli T Sinambela, S.E., M.Th., WPB, WPA
November 20, 2024
in Market Analysis
Reading Time: 5 mins read
1.8k 55
0
Emas Melonjak ke Puncak Mingguan di Tengah Pelemahan Dolar & Sinyal Fed
437
SHARES
1.8k
VIEWS
ShareTweetSend

Harga emas berhasil mencapai level tertinggi dalam sepekan, didorong oleh melemahnya dolar AS dan meningkatnya ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan Federal Reserve. Pada perdagangan Selasa pagi (19 November 2024), emas spot naik 0,4% ke $2.623,54 per ounce pada pukul 02:46 GMT, melanjutkan penguatan 2% pada hari sebelumnya. Sementara itu, emas berjangka AS meningkat 0,5% ke $2.627,60.

Faktor Teknis dan Fundamental yang Mendorong Emas

  1. Pelemahan Dolar AS
    Profit-taking setelah penguatan signifikan dolar pekan lalu memicu pelemahan mata uang tersebut. Dolar yang lebih lemah membuat harga emas menjadi lebih menarik bagi pemegang mata uang lainnya. Menurut Kyle Rodda, analis dari Capital.com, pelemahan dolar saat ini lebih bersifat teknis akibat kondisi overbought pada minggu sebelumnya.
  2. Ekspektasi Kebijakan The Fed
    Pasar saat ini memproyeksikan peluang 58,8% untuk penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan Desember, sementara probabilitas mempertahankan suku bunga tetap stabil berada di 41,2%. Data ekonomi yang kuat akhir-akhir ini telah memicu ketidakpastian apakah Fed akan terus melonggarkan kebijakan moneternya setelah penurunan suku bunga kumulatif sebesar 75 basis poin sejak September.

Komentar dari beberapa pejabat Fed minggu ini akan menjadi fokus, terutama terkait ekspektasi inflasi dan kondisi pasar tenaga kerja yang masih ketat, meskipun tekanan inflasi kini lebih rendah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

  1. Ketegangan Geopolitik
    Serangan udara besar-besaran Rusia ke Ukraina pada hari Minggu, yang menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur listrik, menambah sentimen risk-off di pasar. Emas, sebagai aset safe-haven, cenderung mendapatkan dukungan dalam situasi geopolitik yang tidak pasti.
  2. Lingkungan Suku Bunga Rendah
    Dengan lingkungan suku bunga yang lebih rendah, emas sebagai aset non-yielding menjadi lebih menarik bagi investor yang mencari pelindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian ekonomi global.

Data Ekonomi yang Perlu Diperhatikan

Hari ini, sejumlah data penting dan pidato bank sentral dapat memberikan arahan tambahan untuk pasar:

  • Pidato Gubernur ECB Lagarde (EUR)
    Dapat mempengaruhi sentimen di zona euro dan dolar, yang akhirnya berdampak pada harga emas.
  • Izin Bangunan dan Data Pembangunan Residensial AS (USD)
    Indikator kesehatan sektor perumahan ini dapat memberikan petunjuk tentang kondisi ekonomi AS.
  • Data Inflasi Kanada (CAD)
    Angka IHK (indeks harga konsumen) inti dan headline dapat memengaruhi lintasan kebijakan Bank of Canada, yang juga berpotensi berdampak pada dolar AS melalui hubungan lintas mata uang.

Analisis Teknikal Berdasarkan Grafik

1. Pivot dan Level Support-Resistance

  • Pivot Level berada di $2,597.05 sebagai acuan utama. Harga yang stabil di atas level ini menunjukkan momentum bullish yang kuat.
  • Resistance Levels:
    • Resistance 1: $2,628.50
    • Resistance 2: $2,631.62
    • Resistance 3 (Money Management): $2,647.94

Harga saat ini bergerak mendekati Resistance 1 dan 2, menandakan upaya untuk menembus ke level yang lebih tinggi.


  • Support Levels:
    • Support 1: $2,577.61
    • Support 2: $2,565.60
    • Support 3 (Money Management): $2,546.16

Support 1 di $2,577.61 menjadi batas bawah terdekat untuk menjaga tren bullish.

2. Tren dan Pola Harga Harga bergerak dalam channel uptrend yang jelas dengan kecenderungan bullish, didukung oleh higher highs dan higher lows.

  • Area oranye pada grafik menunjukkan zona harga yang sering diuji (confluence zone), yang mengindikasikan pentingnya zona tersebut sebagai area support-resistance dinamis.
  • Channel atas (resistance diagonal) berpotensi membatasi penguatan harga jika mendekati $2,647.94.

3. Indikator RSI

  • Indikator RSI mendekati zona overbought (>70), menunjukkan momentum bullish yang cukup kuat. Namun, ini juga memberikan sinyal potensi koreksi teknikal jika harga tidak mampu menembus resistance signifikan di atas $2,631.62.

4. Potensi Pergerakan Selanjutnya

  • Jika harga menembus $2,631.62 dengan volume kuat, potensi naik hingga $2,647.94 (Resistance 3).
  • Namun, kegagalan menembus resistance ini dapat membawa harga terkoreksi ke $2,616.49 atau bahkan mendekati pivot di $2,597.05.

Kesimpulan dan Rekomendasi

  • Rekomendasi Buy:
    • Entry: Setelah breakout di atas $2,631.62.
    • Target Profit: $2,647.94.
    • Stop Loss: Di bawah $2,616.49 untuk mengelola resiko.
  • Rekomendasi Sell (Short Term):
    • Entry: Jika terjadi rejection di resistance $2,631.62.
    • Target Profit: $2,597.05 (pivot).
    • Stop Loss: Di atas $2,640.

Harga emas terus didukung oleh pelemahan dolar, ekspektasi pelonggaran kebijakan Fed, serta ketidakpastian geopolitik. Namun, pelaku pasar tetap perlu memperhatikan data ekonomi dan komentar pejabat Fed minggu ini untuk mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai prospek emas. Jika ekspektasi penurunan suku bunga di Desember semakin menguat, emas dapat terus naik, tetapi koreksi teknis juga mungkin terjadi jika resistance kunci gagal ditembus.

Disclaimer: Analisis ini adalah pandangan profesional dan tidak menjamin hasil investasi. Pastikan untuk selalu menggunakan manajemen resiko yang baik dan memahami kondisi pasar sebelum bertransaksi.

Share175Tweet109Send
Maruli T Sinambela, S.E., M.Th., WPB, WPA

Maruli T Sinambela, S.E., M.Th., WPB, WPA

Maruli T. Sinambela is a writer, trading practitioner, and educator with experience in the financial markets since 2007. His expertise covers Forex, stock indices, commodities, and equities.Maruli T. Sinambela has demonstrated a strong leadership track record in the futures trading industry. He served as President Director of PT Indosukses Futures from 2020 to 2025, and in 2026, he was entrusted to lead PT Trident Pro Futures as President Director.He is actively engaged as an educator, speaker, and resource person across various media platforms—including television, radio, and digital channels—with a focus on market analysis and practical trading education.He has been involved as a member of the Education, Training, and Development Committee (DIKLATBANG) since 2021, and has served as a competency assessor and validator at the Professional Certification Institute (LSP) under the Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) since June 2023.Drawing on extensive experience, Maruli emphasizes that successful trading is built on discipline, consistency, sound risk management, and the ability to separate logic from emotion. He also highlights the importance of safeguarding investment funds by ensuring that all trading activities are conducted through officially licensed and regulated institutions in Indonesia.

Related Posts

Global Markets Under Pressure as U.S.–Iran Uncertainty Weighs on Sentiment
Market Analysis

Global Markets Under Pressure as U.S.–Iran Uncertainty Weighs on Sentiment

by Maruli T Sinambela, S.E., M.Th., WPB, WPA
Maret 27, 2026
0

JAKARTA, March 27, 2026 – Global markets came under pressure in Thursday’s trading session as rising geopolitical uncertainty in the...

Read moreDetails
Gold Stabilizes as Oil Volatility Persists Amid Geopolitical Uncertainty

Gold Stabilizes as Oil Volatility Persists Amid Geopolitical Uncertainty

Maret 25, 2026
Gold Prices Crash 3.76% Amid Dollar Storm, Brent Oil Rises 3.83%!

Gold Prices Crash 3.76% Amid Dollar Storm, Brent Oil Rises 3.83%!

Maret 19, 2026
Indonesia Masuk Panggung Global: Data JFX Ungkap Integrasi Nyata Pasar Berjangka Dunia

Indonesia Masuk Panggung Global: Data JFX Ungkap Integrasi Nyata Pasar Berjangka Dunia

Maret 18, 2026
Next Post
Emas Berkilau: Ketegangan Geopolitik dan Ekspektasi Fed Dorong XAU/USD Menuju $2.692?

Emas Berkilau: Ketegangan Geopolitik dan Ekspektasi Fed Dorong XAU/USD Menuju $2.692?

Ikhtisar Pasar

Data Pasar oleh TradingView
MaruliTua.com

© 2018-2022 MaruliTua All Rights Reserved Worldwide.

Navigasi Situs

  • Tentang
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak Saya

Follow Saya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Market Analysis
  • News
  • Learn Trading
  • Lainnya
    • Live Chart
    • Economic Calendar
    • Various-Topics

© 2018-2022 MaruliTua All Rights Reserved Worldwide.