MaruliTua.com
  • Market Analysis
  • News
  • Learn Trading
  • Lainnya
    • Live Chart
    • Economic Calendar
    • Various-Topics
No Result
View All Result
MaruliTua.com
  • Market Analysis
  • News
  • Learn Trading
  • Lainnya
    • Live Chart
    • Economic Calendar
    • Various-Topics
No Result
View All Result
MaruliTua.com
No Result
View All Result
Home Market Analysis

Emas Memantul Dari 1811.83 Klaim Pengangguran Awal (Initial Jobless Claims) Jadi Pemicu?

Maruli T Sinambela, S.E., M.Th., WPB, WPA by Maruli T Sinambela, S.E., M.Th., WPB, WPA
November 27, 2023
in Market Analysis
Reading Time: 3 mins read
1.6k 87
0
Emas Memantul Dari 1811.83 Klaim Pengangguran Awal (Initial Jobless Claims) Jadi Pemicu?
416
SHARES
1.7k
VIEWS
ShareTweetSend

Initial Jobless Claims adalah indikator ekonomi yang mengukur jumlah orang yang baru saja kehilangan pekerjaan dan mengajukan klaim tunjangan pengangguran pada minggu tertentu di Amerika Serikat, yang mendasari initial Jobless Claims adalah tentang pentingnya melacak dan memahami situasi ekonomi secara real-time.

Initial Jobless Claims menunjukkan seberapa besar jumlah orang yang kehilangan pekerjaan dan perubahan yang terjadi dalam ekonomi secara cepat. Dalam konteks ini, yang mendasari Initial Jobless Claims adalah pentingnya memantau dan merespons situasi ekonomi dengan cepat dan efektif. Data ini memberikan gambaran awal tentang kesehatan ekonomi, serta dapat digunakan oleh pemerintah dan pelaku bisnis untuk membuat keputusan yang lebih baik tentang pengelolaan sumber daya dan strategi bisnis.

Initial Jobless Claims mengingatkan kita bahwa ekonomi bukanlah hal yang statis, melainkan selalu berubah dan berkembang seiring waktu. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memantau indikator ekonomi seperti Initial Jobless Claims, dan mengambil tindakan yang diperlukan untuk mengatasi masalah atau memanfaatkan peluang yang muncul dalam situasi ekonomi yang terus berubah ini.

Initial Jobless Claims sebelumnya adalah 190k dan diprediksi akan naik menjadi 195k namun kenyataannya naik menjadi 211k, maka ini akan menjadi tanda buruk bagi perekonomian AS dan dapat memicu ketidakpastian di pasar keuangan, yang cenderung memicu permintaan terhadap aset safe haven seperti emas.


Ketika investor khawatir tentang kondisi ekonomi dan ketidakpastian di pasar keuangan, mereka cenderung mencari aset yang dianggap aman, dan emas adalah salah satu aset safe haven yang paling populer. Sebagai hasilnya, kenaikan dalam jumlah klaim pengangguran dapat memperkuat harga emas.

Dampak terhadap harga emas juga dipengaruhi oleh faktor-faktor lain seperti suku bunga dan kebijakan bank sentral. Jika bank sentral AS menaikkan suku bunga dalam respons terhadap kenaikan klaim pengangguran, hal ini dapat menekan harga emas. Sebaliknya, jika bank sentral mempertahankan suku bunga dan melakukan kebijakan moneter yang longgar untuk mempromosikan pertumbuhan ekonomi, maka hal ini dapat mendukung harga emas. Dalam keseluruhan, ketika jumlah Initial Jobless Claims naik di atas ekspektasi, hal ini cenderung memperkuat harga emas sebagai safe haven. Namun, harus diingat bahwa harga emas dipengaruhi oleh banyak faktor lainnya, sehingga perlu dilakukan analisis menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi.

Faktor yang dapat menyebabkan jumlah Initial Jobless Claims naik, di antaranya adalah:

  1. Pemutusan hubungan kerja (layoff) dari perusahaan-perusahaan besar, ketika perusahaan-perusahaan besar melakukan pemutusan hubungan kerja secara besar-besaran, jumlah klaim pengangguran dapat meningkat secara signifikan. Hal ini terutama terjadi ketika perusahaan-perusahaan mengalami kesulitan keuangan atau sedang melakukan restrukturisasi.
  2. Perubahan di sektor ekonomi tertentu, jumlah klaim pengangguran juga dapat meningkat ketika terjadi perubahan signifikan di sektor ekonomi tertentu, seperti sektor manufaktur, konstruksi, atau perdagangan. Perubahan ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti fluktuasi harga komoditas, perubahan teknologi, atau perubahan regulasi.
  3. Kondisi ekonomi global, kondisi ekonomi global juga dapat mempengaruhi jumlah klaim pengangguran di amerika serikat. Jika terjadi penurunan permintaan global terhadap produk AS, maka perusahaan-perusahaan di AS mungkin akan mengalami kesulitan keuangan dan terpaksa melakukan pemotongan tenaga kerja.
  4. Faktor musiman, jumlah klaim pengangguran juga dapat dipengaruhi oleh faktor musiman, seperti peningkatan klaim pengangguran pada akhir tahun ketika perusahaan-perusahaan merayakan liburan.

Jumlah Initial Jobless Claims yang naik dapat menjadi indikasi buruk bagi perekonomian AS dan dapat mempengaruhi pasar keuangan. Oleh karena itu, penting untuk memantau pergerakan jumlah klaim pengangguran dan faktor-faktor apa yang mempengaruhinya, semoga bermanfaat. Disclaimmer on!!

Share166Tweet104Send
Maruli T Sinambela, S.E., M.Th., WPB, WPA

Maruli T Sinambela, S.E., M.Th., WPB, WPA

Maruli T. Sinambela is a writer, trading practitioner, and educator with experience in the financial markets since 2007. His expertise covers Forex, stock indices, commodities, and equities.Maruli T. Sinambela has demonstrated a strong leadership track record in the futures trading industry. He served as President Director of PT Indosukses Futures from 2020 to 2025, and in 2026, he was entrusted to lead PT Trident Pro Futures as President Director.He is actively engaged as an educator, speaker, and resource person across various media platforms—including television, radio, and digital channels—with a focus on market analysis and practical trading education.He has been involved as a member of the Education, Training, and Development Committee (DIKLATBANG) since 2021, and has served as a competency assessor and validator at the Professional Certification Institute (LSP) under the Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) since June 2023.Drawing on extensive experience, Maruli emphasizes that successful trading is built on discipline, consistency, sound risk management, and the ability to separate logic from emotion. He also highlights the importance of safeguarding investment funds by ensuring that all trading activities are conducted through officially licensed and regulated institutions in Indonesia.

Related Posts

Global Markets Under Pressure as U.S.–Iran Uncertainty Weighs on Sentiment
Market Analysis

Global Markets Under Pressure as U.S.–Iran Uncertainty Weighs on Sentiment

by Maruli T Sinambela, S.E., M.Th., WPB, WPA
Maret 27, 2026
0

JAKARTA, March 27, 2026 – Global markets came under pressure in Thursday’s trading session as rising geopolitical uncertainty in the...

Read moreDetails
Gold Stabilizes as Oil Volatility Persists Amid Geopolitical Uncertainty

Gold Stabilizes as Oil Volatility Persists Amid Geopolitical Uncertainty

Maret 25, 2026
Gold Prices Crash 3.76% Amid Dollar Storm, Brent Oil Rises 3.83%!

Gold Prices Crash 3.76% Amid Dollar Storm, Brent Oil Rises 3.83%!

Maret 19, 2026
Indonesia Masuk Panggung Global: Data JFX Ungkap Integrasi Nyata Pasar Berjangka Dunia

Indonesia Masuk Panggung Global: Data JFX Ungkap Integrasi Nyata Pasar Berjangka Dunia

Maret 18, 2026
Next Post
Apa Dampak Laporan Nonfarm Payrolls Terhadap Harga Emas?

Apa Dampak Laporan Nonfarm Payrolls Terhadap Harga Emas?

Ikhtisar Pasar

Data Pasar oleh TradingView
MaruliTua.com

© 2018-2022 MaruliTua All Rights Reserved Worldwide.

Navigasi Situs

  • Tentang
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak Saya

Follow Saya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Market Analysis
  • News
  • Learn Trading
  • Lainnya
    • Live Chart
    • Economic Calendar
    • Various-Topics

© 2018-2022 MaruliTua All Rights Reserved Worldwide.