Pergerakan harga emas (XAUUSD) setelah libur Natal 25 Desember 2025 menunjukkan bahwa tren naik masih terjaga dengan baik. Berdasarkan grafik, harga bergerak stabil di dalam pola kanal naik, yang mencerminkan dominasi pembeli dalam beberapa waktu terakhir. Setiap penurunan harga terlihat terbatas dan cenderung dimanfaatkan pasar sebagai peluang beli, sehingga struktur higher low dan higher high tetap terbentuk.

Secara teknikal, selama harga emas mampu bertahan di atas area support kanal naik, arah pergerakan masih cenderung positif. Potensi kenaikan masih terbuka menuju area resistance di bagian atas kanal, meskipun pasar tetap berpeluang mengalami koreksi jangka pendek yang bersifat wajar dalam tren naik.
Dari sisi fundamental, perhatian pasar pada pekan depan akan tertuju pada sejumlah data ekonomi Amerika Serikat. Rilis Crude Oil Inventories pada Senin berpotensi memengaruhi ekspektasi inflasi, yang secara tidak langsung dapat berdampak pada pergerakan emas. Pada Rabu, fokus utama pasar adalah FOMC Meeting Minutes, yang akan memberikan gambaran sikap kebijakan bank sentral AS ke depan. Jika risalah tersebut bernada lebih lunak, emas berpeluang melanjutkan penguatan, sementara nada yang lebih ketat dapat memicu tekanan sementara.
Selain itu, data Initial Jobless Claims dan Chicago PMI akan menjadi indikator tambahan kondisi ekonomi AS. Angka pengangguran yang meningkat atau sektor manufaktur yang masih lemah dapat menekan dolar AS dan mendukung harga emas. Memasuki Kamis, pasar AS libur memperingati Tahun Baru, sehingga likuiditas diperkirakan menurun dan pergerakan harga bisa menjadi lebih terbatas. Selanjutnya, data S&P Global Manufacturing PMI pada Jumat akan menjadi pembuka sentimen awal tahun 2026.
Secara keseluruhan, kombinasi antara tren teknikal yang masih bullish dan agenda ekonomi penting membuat XAUUSD berpotensi tetap bergerak positif pasca Natal. Namun, pelaku pasar tetap disarankan berhati-hati dan menerapkan manajemen risiko yang baik, mengingat akhir tahun sering diwarnai volatilitas yang meningkat dan pergerakan harga yang sensitif terhadap sentimen.






