Dalam pembukaan pasar hari senin, 29 Januari 2024 pasangan mata uang GBPUSD berhasil menunjukkan penguatan nilai setelah menghadapi pelemahan Dolar Amerika Serikat (USD). Penguatan ini terjadi seiring dengan data inflasi AS yang dirilis untuk bulan Desember, menunjukkan kenaikan yang terbatas namun tetap di tingkat yang lebih rendah dari perkiraan. Meskipun inflasi sedikit meningkat, tetapi cenderung tetap rendah, mempertegas ekspektasi bahwa Federal Reserve akan menjaga jalur kebijakan untuk menurunkan suku bunga pada pertengahan tahun ini.
Peningkatan nilai GBPUSD mencerminkan respons positif terhadap keadaan pasar yang dipicu oleh pelemahan USD dan dinamika inflasi AS. Data ini dapat memperkuat keyakinan bahwa kebijakan moneter yang lebih lunak mungkin tetap menjadi fokus Federal Reserve dalam menghadapi tantangan ekonomi yang terus berkembang.
Dalam konteks teknis, tingkat resistensi utama tampaknya berada di 1.2827, yang menjadi level di mana tekanan jual mungkin menghadapi kendala. Sementara itu, tingkat dukungan terlihat di 1.2595, yang dapat membatasi penurunan harga.

Para pelaku pasar akan terus memantau perkembangan berita ekonomi dan kebijakan moneter untuk mendapatkan wawasan lebih lanjut mengenai arah pergerakan GBPUSD. Dengan pelemahan USD dan dinamika inflasi yang terus diobservasi, pasar mata uang akan terus mengalami perubahan, menciptakan potensi peluang atau tantangan yang perlu diantisipasi oleh para trader.






