MaruliTua.com
  • Market Analysis
  • News
  • Learn Trading
  • Lainnya
    • Live Chart
    • Economic Calendar
    • Various-Topics
No Result
View All Result
MaruliTua.com
  • Market Analysis
  • News
  • Learn Trading
  • Lainnya
    • Live Chart
    • Economic Calendar
    • Various-Topics
No Result
View All Result
MaruliTua.com
No Result
View All Result
Home Market Analysis

Harga Emas Anjlok Tajam, Dipicu Data Penjualan Ritel AS yang Mengecewakan

Maruli T Sinambela, S.E., M.Th., WPB, WPA by Maruli T Sinambela, S.E., M.Th., WPB, WPA
Februari 15, 2025
in Market Analysis
Reading Time: 3 mins read
1.7k 53
0
Harga Emas Anjlok Tajam, Dipicu Data Penjualan Ritel AS yang Mengecewakan
427
SHARES
1.8k
VIEWS
ShareTweetSend

Harga emas (XAU/USD) mengalami tekanan jual signifikan pada Jumat, 14 Februari 2025, setelah rilis data ekonomi utama dari Amerika Serikat yang menunjukkan pelemahan sektor konsumsi. Sebelum data dirilis, emas sempat menguat mendekati level resistance 2930, namun dengan cepat mengalami pembalikan tajam setelah data Penjualan Ritel AS menunjukkan angka yang jauh di bawah ekspektasi.

Faktor Fundamental Pemicu Penurunan

Pada pukul 20:30 WIB, Departemen Perdagangan AS merilis data Penjualan Ritel (MoM) untuk Januari yang turun sebesar -0,9%, jauh lebih buruk dibandingkan ekspektasi -0,2% dan angka sebelumnya 0,7%. Selain itu, Penjualan Ritel Inti (MoM), yang mengecualikan sektor otomotif, juga mencatat kontraksi -0,4%, meleset dari ekspektasi 0,3% dan turun dari data sebelumnya 0,7%.

Data ini mengindikasikan bahwa daya beli konsumen AS melemah lebih dari yang diperkirakan, menimbulkan kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi. Akibatnya, ekspektasi bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga lebih cepat semakin menguat. Namun, reaksi awal pasar justru memperlihatkan penguatan dolar AS sebagai aset safe haven, yang menekan harga emas.

Analisis Teknikal: Harga Menembus Level Support Kunci

Pergerakan harga emas pasca-rilis data menunjukkan volatilitas tinggi. Harga awalnya bertahan di sekitar pivot level 2919,41, namun tekanan jual semakin kuat hingga akhirnya menembus beberapa level support:

  • Support 1 di 2908,40
  • Support 2 di 2901,59
  • Support 3 (Money Management Level) di 2890,57

Saat ini, harga bertahan di area 2885 pada penutupan pasar 15 Februari 2025, yang menjadi batas bawah pergerakan hari ini.


Indikator Pendukung: Tekanan Bearish Semakin Kuat

📉 MACD (12,26,9) menunjukkan histogram negatif yang semakin melebar, mengonfirmasi momentum bearish yang dominan.
📉 RSI (14) di 27, memasuki wilayah oversold, yang dapat menjadi indikasi potensi rebound jangka pendek.

Prospek Pergerakan Emas

Jika tekanan jual terus berlanjut, emas berpotensi menguji support lebih dalam di kisaran 2870 – 2850. Namun, jika terjadi rebound teknikal akibat kondisi oversold, harga dapat kembali menguji area 2900 – 2910 sebelum menentukan arah selanjutnya.

Penurunan tajam harga emas terjadi sebagai respons terhadap data Penjualan Ritel AS yang lebih lemah dari ekspektasi, memicu penguatan sementara dolar AS. Secara teknikal, harga emas telah menembus level support utama, sementara indikator MACD dan RSI menunjukkan tekanan jual yang kuat. Meskipun ada potensi rebound jangka pendek, tren jangka menengah masih bergantung pada perkembangan data ekonomi dan kebijakan moneter The Fed.

  • Jika harga kembali ke atas 2900, peluang buy dapat dipertimbangkan dengan target 2920 – 2930.
  • Jika harga tetap di bawah 2890, tren bearish masih berlanjut dengan potensi penurunan ke 2870 – 2850.

Trader disarankan untuk tetap memperhatikan dinamika pasar dan berita fundamental yang dapat memengaruhi pergerakan harga emas selanjutnya.

Disclaimer:
Analisis ini disusun hanya untuk tujuan informasi dan edukasi, bukan sebagai rekomendasi investasi atau trading. Pergerakan harga dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kondisi ekonomi, kebijakan moneter, serta sentimen pasar yang dapat berubah sewaktu-waktu. Trader diharapkan untuk selalu melakukan analisis mandiri, menerapkan manajemen risiko yang baik, dan tidak bergantung sepenuhnya pada satu sumber analisis. Segala keputusan trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Tags: Analisa teknikalekonomiemasforexgoldinvestasimarket analysismarket updateretail salessafe haventhe fedTradertradingxauusd
Share171Tweet107Send
Maruli T Sinambela, S.E., M.Th., WPB, WPA

Maruli T Sinambela, S.E., M.Th., WPB, WPA

Maruli T. Sinambela is a writer, trading practitioner, and educator with experience in the financial markets since 2007. His expertise covers Forex, stock indices, commodities, and equities.Maruli T. Sinambela has demonstrated a strong leadership track record in the futures trading industry. He served as President Director of PT Indosukses Futures from 2020 to 2025, and in 2026, he was entrusted to lead PT Trident Pro Futures as President Director.He is actively engaged as an educator, speaker, and resource person across various media platforms—including television, radio, and digital channels—with a focus on market analysis and practical trading education.He has been involved as a member of the Education, Training, and Development Committee (DIKLATBANG) since 2021, and has served as a competency assessor and validator at the Professional Certification Institute (LSP) under the Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) since June 2023.Drawing on extensive experience, Maruli emphasizes that successful trading is built on discipline, consistency, sound risk management, and the ability to separate logic from emotion. He also highlights the importance of safeguarding investment funds by ensuring that all trading activities are conducted through officially licensed and regulated institutions in Indonesia.

Related Posts

Global Markets Under Pressure as U.S.–Iran Uncertainty Weighs on Sentiment
Market Analysis

Global Markets Under Pressure as U.S.–Iran Uncertainty Weighs on Sentiment

by Maruli T Sinambela, S.E., M.Th., WPB, WPA
Maret 27, 2026
0

JAKARTA, March 27, 2026 – Global markets came under pressure in Thursday’s trading session as rising geopolitical uncertainty in the...

Read moreDetails
Gold Stabilizes as Oil Volatility Persists Amid Geopolitical Uncertainty

Gold Stabilizes as Oil Volatility Persists Amid Geopolitical Uncertainty

Maret 25, 2026
Gold Prices Crash 3.76% Amid Dollar Storm, Brent Oil Rises 3.83%!

Gold Prices Crash 3.76% Amid Dollar Storm, Brent Oil Rises 3.83%!

Maret 19, 2026
Indonesia Masuk Panggung Global: Data JFX Ungkap Integrasi Nyata Pasar Berjangka Dunia

Indonesia Masuk Panggung Global: Data JFX Ungkap Integrasi Nyata Pasar Berjangka Dunia

Maret 18, 2026
Next Post
Emas Tertahan di Level Pivot: Akankah The Fed Dorong Reli atau Koreksi?

Emas Tertahan di Level Pivot: Akankah The Fed Dorong Reli atau Koreksi?

Ikhtisar Pasar

Data Pasar oleh TradingView
MaruliTua.com

© 2018-2022 MaruliTua All Rights Reserved Worldwide.

Navigasi Situs

  • Tentang
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak Saya

Follow Saya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Market Analysis
  • News
  • Learn Trading
  • Lainnya
    • Live Chart
    • Economic Calendar
    • Various-Topics

© 2018-2022 MaruliTua All Rights Reserved Worldwide.