Senin 06 September 2021
Emas masih menjadi perhatian pasar. Harga emas kembali menguat setelah data yang rilis jumat kemarin, yakni data ketenagakerjaan AS dirilis kurang menarik. Dari AS, Non-Farm Employment Change dirilis menurun drastis hingga 235k dari yang diharapkan 720k, dan dibandingkan pada revisi periode sebelumnya yang mencapai 1053k, data tersebut mendapat perhatian utama pasar dan membuat harga emas melonjak. Sementara, data Unemployment rate turun sesuai perkiraan menjadi 5.2%. Presiden AS, Joe Biden, Jumat kemarin berbicara menanggapi rilisnya data ketenagakerjaan, terlihat menyalahkan varian Delta Covid-19 atas rilis data ketenagakerjaan AS yang mengecewakan. Presiden Biden juga menghimbau untuk melakukan vaksinasi untuk menekan kasus tambahan Covid-19. Dengan data ketenagakerjaan yang dirilis negatif pada jumat kemarin, minat pasar akan dollar AS beralih kembali kepada emas. Kedepannya, pasar menanti langkah lanjutan dari The Fed terutama terkait arah kebijakan moneternya yang dapat mempengaruhi kinerja USD.




