MaruliTua.com
  • Market Analysis
  • News
  • Learn Trading
  • Lainnya
    • Live Chart
    • Economic Calendar
    • Various-Topics
No Result
View All Result
MaruliTua.com
  • Market Analysis
  • News
  • Learn Trading
  • Lainnya
    • Live Chart
    • Economic Calendar
    • Various-Topics
No Result
View All Result
MaruliTua.com
No Result
View All Result
Home Market Analysis

Harga Emas Turun Karena Data Perumahan AS Dan Komentar Ketua Federal Reserve

Maruli T Sinambela, S.E., M.Th., WPB, WPA by Maruli T Sinambela, S.E., M.Th., WPB, WPA
Juni 21, 2023
in Market Analysis
Reading Time: 3 mins read
1.7k 70
0
Harga Emas Turun Karena Data Perumahan AS Dan Komentar Ketua Federal Reserve
420
SHARES
1.8k
VIEWS
ShareTweetSend

Harga emas dipengaruhi oleh berbagai faktor ekonomi dan keuangan global. Harga emas sangat dipengaruhi oleh dinamika pasar, termasuk data ekonomi dan keuangan global. Pada kesempatan ini kita akan menganalisis pengaruh dua faktor penting, yaitu data perumahan AS yang kuat dan kekuatan dolar terhadap harga emas pada hari Selasa. Selain itu, perhatian juga diberikan pada komentar Ketua Federal Reserve Jerome Powell yang diharapkan memberikan petunjuk mengenai kebijakan suku bunga di masa depan.

Data Perumahan AS yang Kuat memiliki pengaruh terhadap harga emas. Data yang dirilis menunjukkan bahwa pembangunan rumah keluarga di AS mencapai level tertinggi dalam lebih dari setahun pada bulan Mei. Kondisi ini memberikan sinyal positif terhadap ekonomi AS, yang dapat mengurangi minat investor terhadap emas. Emas sering kali menjadi pilihan sebagai aset safe haven dalam situasi ketidakpastian ekonomi atau keuangan, tetapi kenaikan aktivitas perumahan yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang kuat dapat menggeser minat investor ke aset lain yang lebih menguntungkan.

Antisipasi Komentar Ketua Federal Reserve juga mempengaruhi harga emas. Pedagang dengan cermat mengamati kesaksian Ketua Federal Reserve Jerome Powell di Capitol Hill, mencari isyarat tentang kebijakan suku bunga di masa depan. Pelaku pasar memperhitungkan kemungkinan kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve pada bulan Juli, sementara penurunan suku bunga tidak diharapkan hingga kuartal kedua tahun depan. Perubahan suku bunga ini dapat meningkatkan biaya peluang untuk memegang emas batangan yang tidak menghasilkan pendapatan, sehingga menurunkan daya tarik investasi pada logam mulia tersebut.

Pengaruh Indeks Dolar juga memainkan peran penting dalam pergerakan harga emas. Peningkatan sebesar 0,1% pada indeks dolar membuat emas batangan kurang menarik bagi pemegang mata uang lainnya. Ketika nilai dolar meningkat, harga emas cenderung turun, karena memegang emas dengan mata uang lain menjadi lebih mahal. Hal ini disebabkan karena emas dihargai dalam dolar AS, sehingga ketika nilai dolar naik, emas akan menjadi lebih mahal untuk dibeli dengan mata uang lain.


Harapan Pasar Terhadap Kesaksian Ketua Federal Reserve juga berpengaruh terhadap harga emas. Para pedagang menunggu kesaksian Ketua Federal Reserve Powell di hadapan Kongres, di mana dia diharapkan memberikan laporan dua kali setahun tentang keadaan kebijakan moneter. Harapan pasar adalah bahwa Powell akan menyampaikan pandangan yang menunjukkan bahwa inflasi di sektor utama industri jasa AS tetap tinggi dan belum menunjukkan tanda-tanda pelonggaran. Keyakinan akan potensi kenaikan suku bunga yang diindikasikan oleh komentar tersebut dapat menekan harga emas.

Penurunan Harga Emas pada Hari Selasa terjadi sebagai hasil dari faktor-faktor sebelumnya. Data pasar menunjukkan bahwa harga emas mengalami penurunan pada hari Selasa. Harga emas turun menjadi $1.929 per troyons, setelah turun sebanyak 1% di awal sesi. Penurunan ini dapat diatribusikan pada kombinasi data perumahan AS yang kuat, kekuatan dolar, dan antisipasi komentar Ketua Federal Reserve Powell yang memberikan indikasi potensi kenaikan suku bunga.

Kesimpulan bahwa data perumahan AS yang kuat dan kekuatan dolar memiliki pengaruh negatif terhadap harga emas pada hari Selasa. Faktor-faktor tersebut mencakup peningkatan aktivitas perumahan yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang kuat, penguatan nilai dolar, dan antisipasi terhadap komentar Ketua Federal Reserve Powell yang dapat memperkuat keyakinan akan kenaikan suku bunga. Dalam kondisi di mana suku bunga diperkirakan akan naik dan indeks dolar menguat, emas sebagai aset safe haven tampak kurang menarik bagi investor. Namun, perubahan pasar selalu mungkin terjadi, dan para pelaku pasar perlu terus mengamati perkembangan ekonomi dan kebijakan moneter untuk mengambil keputusan investasi yang tepat, semoga bermanfaat.

Share168Tweet105Send
Maruli T Sinambela, S.E., M.Th., WPB, WPA

Maruli T Sinambela, S.E., M.Th., WPB, WPA

Maruli T. Sinambela is a writer, trading practitioner, and educator with experience in the financial markets since 2007. His expertise covers Forex, stock indices, commodities, and equities.Maruli T. Sinambela has demonstrated a strong leadership track record in the futures trading industry. He served as President Director of PT Indosukses Futures from 2020 to 2025, and in 2026, he was entrusted to lead PT Trident Pro Futures as President Director.He is actively engaged as an educator, speaker, and resource person across various media platforms—including television, radio, and digital channels—with a focus on market analysis and practical trading education.He has been involved as a member of the Education, Training, and Development Committee (DIKLATBANG) since 2021, and has served as a competency assessor and validator at the Professional Certification Institute (LSP) under the Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) since June 2023.Drawing on extensive experience, Maruli emphasizes that successful trading is built on discipline, consistency, sound risk management, and the ability to separate logic from emotion. He also highlights the importance of safeguarding investment funds by ensuring that all trading activities are conducted through officially licensed and regulated institutions in Indonesia.

Related Posts

Global Markets Under Pressure as U.S.–Iran Uncertainty Weighs on Sentiment
Market Analysis

Global Markets Under Pressure as U.S.–Iran Uncertainty Weighs on Sentiment

by Maruli T Sinambela, S.E., M.Th., WPB, WPA
Maret 27, 2026
0

JAKARTA, March 27, 2026 – Global markets came under pressure in Thursday’s trading session as rising geopolitical uncertainty in the...

Read moreDetails
Gold Stabilizes as Oil Volatility Persists Amid Geopolitical Uncertainty

Gold Stabilizes as Oil Volatility Persists Amid Geopolitical Uncertainty

Maret 25, 2026
Gold Prices Crash 3.76% Amid Dollar Storm, Brent Oil Rises 3.83%!

Gold Prices Crash 3.76% Amid Dollar Storm, Brent Oil Rises 3.83%!

Maret 19, 2026
Indonesia Masuk Panggung Global: Data JFX Ungkap Integrasi Nyata Pasar Berjangka Dunia

Indonesia Masuk Panggung Global: Data JFX Ungkap Integrasi Nyata Pasar Berjangka Dunia

Maret 18, 2026
Next Post
Dari Kegagalan Menuju Kesuksesan

Dari Kegagalan Menuju Kesuksesan

Ikhtisar Pasar

Data Pasar oleh TradingView
MaruliTua.com

© 2018-2022 MaruliTua All Rights Reserved Worldwide.

Navigasi Situs

  • Tentang
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak Saya

Follow Saya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Market Analysis
  • News
  • Learn Trading
  • Lainnya
    • Live Chart
    • Economic Calendar
    • Various-Topics

© 2018-2022 MaruliTua All Rights Reserved Worldwide.