Harga emas turun pada hari Rabu ke level terendah dalam hampir dua minggu karena dolar menguat dan imbal hasil Treasury AS naik, sementara platinum turun lebih lanjut setelah mencapai level tertinggi lebih dari enam tahun di sesi sebelumnya. Penurunan harga emas turun ke bawah zona $1800 atas reaksi terhadap naiknya imbal hasil surat berharga AS yang membuat emas sebagai aset minim risiko menjadi kekurangan permintaan dan membuat para pelaku pasar lebih memilih surat berharga dibanding emas.
Para pelaku pasar lebih menyerap sentimen bahwa dengan adanya stimulus yang cukup besar maka perbaikan ekonomi akan lebih cepat tercapai, sehingga membuat para pelaku pasar lebih memilih aset-aset yang lebih berisiko dibandingkan emas. Dorongan yang datang dari stimulus fiskal AS ini menggembirakan pasar secara keseluruhan dan menaikkan prospek akan pertumbuhan yang lebih cepat dan dikeluarkannya hutang yang lebih besar. Hal ini telah mengakibatkan aksi jual terhadap obligasi AS dan mendorong naik yield obligasi AS, serta permintaan terhadap dollar AS, yang menambah tekanan terhadap harga emas.
Harga emas tertekan dengan support berada di areal $1785 dan support terdekatnya di areal $1800. Resistance berada di areal $1810 hingga ke areal $1825. Sementara untuk supportnya berada di areal $1775 hingga ke areal $1765.





