Pasar komoditi dunia tengah menunjukkan pergerakan yang dinamis. Saat harga minyak sawit mentah tertekan oleh kekhawatiran akan meningkatnya pasokan global, komoditi seperti kopi dan kakao justru mengalami penguatan yang signifikan. Di tengah volatilitas ini, pasar di Bursa Berjangka Jakarta (JFX) menjadi sorotan, dengan fluktuasi harga yang mencerminkan dinamika global. Analisis mengenai bagaimana perkembangan ini dapat membuka peluang baru di JFX.
Kopi ICE US (KCc1)
Kenaikan signifikan terjadi pada kontrak kopi ICE US (KCc1) untuk pengiriman September 2024, dengan harga mencapai 250.85 USC, naik sebesar 4.55 USC atau +1.85%. Penguatan ini didorong oleh ekspektasi penurunan produksi di Brasil akibat cuaca buruk yang mempengaruhi tanaman kopi, serta peningkatan permintaan dari pasar Amerika Serikat dan Eropa. Pasar kopi global saat ini mengalami volatilitas yang tinggi, menciptakan peluang menarik bagi para pelaku pasar.
Kakao ICE US (CCc1)
Harga kakao ICE US (CCc1) untuk kontrak September 2024 naik ke level 8,713.00 USD, meningkat sebesar 127.00 USD atau +1.48%. Kenaikan harga ini terutama didorong oleh kekhawatiran akan penurunan produksi di Afrika Barat, wilayah utama penghasil kakao dunia, serta meningkatnya permintaan dari industri cokelat global. Sentimen pasar terhadap komoditas ini tetap positif dengan prospek kenaikan lebih lanjut jika gangguan pasokan terus berlanjut.
Pergerakan di Bursa JFX: Biji Cokelat dan Kopi Arabika
Di Bursa Berjangka Jakarta (JFX), harga biji cokelat dan kopi arabika menunjukkan variasi yang menarik untuk kontrak September 2024 dan seterusnya. Untuk kontrak biji cokelat September 2024 (CC5 24 SEPTEMBER), harga tertinggi berada pada 146,030 IDR, sementara harga terendah tercatat di 107,930 IDR. Tren serupa terlihat pada kontrak Mei 2025, dengan harga tertinggi di 102,960 IDR dan terendah di 76,100 IDR. Pasar biji cokelat di JFX saat ini dipengaruhi oleh fluktuasi global dan sentimen terhadap produksi kakao.
Sementara itu, kontrak kopi arabika September 2024 (ACF 24 SEP) mencatatkan harga tertinggi di 133,650 IDR dan terendah di 98,750 IDR. Untuk kontrak Mei 2025 (ACF 25 MEI), harga tertinggi mencapai 130,350 IDR dengan terendah di 96,350 IDR. Fluktuasi harga kopi di JFX ini mengikuti dinamika pasar global, dengan pengaruh signifikan dari kondisi cuaca dan pasokan.
Minyak Sawit Mentah (MDX Palm Oil)
Harga minyak sawit mentah (MDX Palm Oil) terpantau melemah pada level 3,800.00 MYR, turun sebesar 24.00 MYR atau -0.63%. Tekanan terhadap harga ini mencerminkan kekhawatiran pasar terhadap meningkatnya pasokan global dan adanya sinyal permintaan yang melemah dari pasar utama seperti China dan India. Faktor cuaca di negara produsen juga turut menjadi perhatian, yang dapat mempengaruhi prospek harga ke depan.
Pergerakan Olein di JFX
Harga olein untuk kontrak November 2024 (OLE01 24 NOVEMBER) di JFX berada pada kisaran 15,420 IDR hingga 16,220 IDR. Kenaikan harga olein ini dipengaruhi oleh peningkatan permintaan di pasar lokal serta fluktuasi harga minyak sawit mentah global. Tren serupa terlihat pada kontrak Januari 2025 (OLE01 JANUARI-25) dengan harga tertinggi di 16,260 IDR dan terendah di 14,700 IDR. Pasar olein di JFX menunjukkan potensi penguatan, terutama jika permintaan terus meningkat.
Harga olein di JFX diprediksi akan menghadapi tekanan akibat penurunan harga minyak sawit mentah global (CPO), yang turun 0.63% ke level 3,800.00 MYR. Namun, beberapa faktor seperti permintaan dari China dan India, kondisi cuaca di negara penghasil utama, serta kebijakan terkait biodiesel dapat mempengaruhi pergerakan harga ke depan.
Jika permintaan global meningkat atau terjadi gangguan pasokan, harga olein di JFX dapat menguat, dengan resistance di sekitar 16,220 IDR untuk kontrak November 2024. Sebaliknya, jika tekanan dari harga CPO berlanjut, harga olein mungkin menemukan support di kisaran 15,400 IDR. Pelaku pasar harus memantau kondisi global untuk mengambil keputusan yang tepat.
Berdasarkan kondisi saat ini, jika tekanan pada harga CPO terus berlanjut dan tidak ada peningkatan signifikan dalam permintaan global, harga olein di JFX mungkin akan tetap berada pada kisaran yang ada atau bahkan sedikit tertekan. Namun, jika terjadi lonjakan permintaan atau gangguan pasokan yang tidak terduga, kita bisa melihat kenaikan harga olein di pasar JFX.
Prediksi untuk kontrak olein di JFX:
- Support Level: Harga olein mungkin akan menemukan support di sekitar 15,400 IDR untuk kontrak November 2024, jika penurunan harga CPO terus berlanjut.
- Resistance Level: Jika terjadi peningkatan permintaan atau gangguan pasokan, harga bisa menguji resistance di sekitar 16,220 IDR.
Pergerakan Emas di JFX
Di pasar emas JFX, harga kontrak emas 100 gram dan 250 gram untuk Oktober 2024 menunjukkan pergerakan signifikan. Kontrak emas 100 gram (GOL100 OKTOBER-24) mencatatkan harga tertinggi di 1,450,500 IDR dan terendah di 1,072,100 IDR. Untuk kontrak 250 gram (GOL250 OKTOBER-24), harga tertinggi berada pada 1,453,050 IDR dan terendah di 1,074,000 IDR. Kenaikan harga emas ini didorong oleh ketidakpastian ekonomi global dan kekhawatiran terhadap inflasi, yang meningkatkan daya tarik emas sebagai aset safe-haven.
Secara keseluruhan, pasar komoditi dunia dan JFX menunjukkan dinamika yang menarik, dengan fluktuasi harga yang dipengaruhi oleh faktor global dan lokal. Para pelaku pasar perlu terus memantau perkembangan terkini untuk mengambil keputusan yang tepat dalam menghadapi peluang dan risiko yang ada.
Disclaimer: Analisis ini disusun untuk tujuan informasi dan bukan merupakan rekomendasi investasi. Sebaiknya konsultasikan dengan ahli keuangan sebelum mengambil keputusan perdagangan. Semua keputusan trading adalah tanggung jawab Anda sendiri.





