MaruliTua.com
  • Market Analysis
  • News
  • Learn Trading
  • Lainnya
    • Live Chart
    • Economic Calendar
    • Various-Topics
No Result
View All Result
MaruliTua.com
  • Market Analysis
  • News
  • Learn Trading
  • Lainnya
    • Live Chart
    • Economic Calendar
    • Various-Topics
No Result
View All Result
MaruliTua.com
No Result
View All Result
Home Market Analysis

Penguatan Dolar Membuat Harga Emas Tertekan, Investor Tunggu Pertemuan Federal Reserve

Maruli T Sinambela, S.E., M.Th., WPB, WPA by Maruli T Sinambela, S.E., M.Th., WPB, WPA
Juli 30, 2024
in Market Analysis
Reading Time: 4 mins read
1.7k 52
0
Penguatan Dolar Membuat Harga Emas Tertekan, Investor Tunggu Pertemuan Federal Reserve
414
SHARES
1.7k
VIEWS
ShareTweetSend

Selasa 30 Juli 2024,Harga emas mengalami penurunan pada hari Senin akibat penguatan dolar AS dan menurunnya konsumsi emas di Tiongkok. Investor saat ini menantikan pertemuan kebijakan Federal Reserve AS yang akan berlangsung minggu ini, di mana sinyal penurunan suku bunga dapat memberikan dampak besar terhadap pasar.

Harga emas spot turun sebesar 0,1% ke $2.382,40 per ons, sementara emas berjangka AS untuk pengiriman Agustus juga mengalami penurunan tipis kurang dari 0,1% ke $2.379,9 per ons.

Penguatan dolar sebesar 0,3% ke level tertinggi dalam lebih dari dua minggu telah membuat emas menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain, sehingga menekan permintaan. Selain itu, data menunjukkan konsumsi emas di Tiongkok, pengguna terbesar dunia, menurun 5,6% selama paruh pertama tahun 2024 karena penurunan tajam dalam permintaan perhiasan.

Edward Meir, analis dari Marex, menyatakan bahwa kombinasi dari penguatan dolar dan data konsumsi yang buruk dari Tiongkok menjadi faktor negatif utama bagi harga emas saat ini.

Fokus Pasar pada Kebijakan Federal Reserve

Para pelaku pasar kini menantikan pertemuan Federal Reserve yang dijadwalkan pada hari Rabu, di mana ekspektasi terhadap potensi penurunan suku bunga pada bulan September akan menjadi sorotan. Menurut Fawad Razaqzada, analis pasar di Forex.com, jika Fed menunjukkan sikap dovish, ini bisa memicu spekulasi mengenai tiga kali pemangkasan suku bunga sebelum akhir tahun.

Selain itu, ETF emas, yang menyimpan emas batangan bagi investor, menunjukkan arus masuk bersih sebesar 9,8 metrik ton pekan lalu. Menurut World Gold Council, ini adalah bulan ketiga berturut-turut dengan arus masuk positif, mencatatkan total 39 ton pada bulan Juli.

Analisis Teknikal Harga Emas


Pada grafik XAU/USD H1 dibawah ini, terdapat beberapa indikator teknikal yang memberikan gambaran mengenai pergerakan harga emas saat ini:

  1. Saluran Paralel Menurun (Downtrend Channel):
    • Harga emas saat ini bergerak dalam saluran paralel menurun, menunjukkan tren bearish jangka pendek.
    • Resistance terletak di sekitar $2,400, yang merupakan batas atas saluran, sementara support berada di sekitar $2,330, batas bawah saluran.
    • Penurunan harga beberapa waktu terakhir menunjukkan bahwa emas cenderung mengikuti saluran ini, yang menandakan kemungkinan lanjutan tren bearish jika tidak ada breakout signifikan.
  2. Indikator Ichimoku Kinko Hyo:
    • Cloud (Kumo): Harga saat ini berada di bawah awan Ichimoku, yang menunjukkan bahwa tekanan jual masih dominan.
    • Tenkan-sen (garis biru) dan Kijun-sen (garis merah) berada di atas harga saat ini, mengindikasikan potensi berlanjutnya tren turun.
  3. Indikator MACD:
    • Histogram MACD berada di zona negatif dan garis MACD berada di bawah garis sinyal, menunjukkan momentum bearish yang kuat.
    • Ini menandakan bahwa tekanan jual masih mendominasi pasar dan kemungkinan harga akan terus melemah dalam waktu dekat jika tidak ada perubahan signifikan dalam indikator.
  4. Indikator RSI:
    • RSI saat ini berada di sekitar level 45,67, mendekati area oversold tetapi belum mencapai titik ekstrem.
    • RSI menunjukkan momentum jual yang masih ada, meskipun pasar mungkin melihat beberapa koreksi atau konsolidasi dalam waktu dekat jika indikator memasuki zona oversold.

Ketegangan Geopolitik dan Permintaan Emas di India

Ketegangan geopolitik di Timur Tengah, khususnya setelah serangan roket di Dataran Tinggi Golan, terus memberikan dukungan bagi emas sebagai aset aman (safe haven). Kekhawatiran ini mendorong investor untuk mempertahankan posisi emas dalam portofolio mereka sebagai perlindungan terhadap ketidakpastian global.

Sementara itu, di India, pengurangan pajak impor emas ke level terendah dalam 11 tahun diperkirakan akan meningkatkan permintaan domestik. Hal ini bisa menjadi faktor pendukung bagi harga emas di paruh kedua tahun 2024, terutama dengan adanya musim pernikahan dan festival yang biasanya meningkatkan konsumsi emas.

Kesimpulan

Harga emas saat ini berada dalam tekanan akibat penguatan dolar dan penurunan permintaan dari Tiongkok. Namun, faktor-faktor eksternal seperti keputusan kebijakan Federal Reserve, ketegangan geopolitik, dan peningkatan permintaan dari India bisa mempengaruhi pergerakan harga emas ke depannya.

Investor disarankan untuk memperhatikan perkembangan di pasar, terutama menjelang pertemuan Fed minggu ini, serta mempertimbangkan sinyal teknikal dan fundamental dalam strategi perdagangan mereka. Dengan semua faktor ini, emas tetap menjadi aset yang menarik untuk diversifikasi portofolio di tengah ketidakpastian global.

Share166Tweet104Send
Maruli T Sinambela, S.E., M.Th., WPB, WPA

Maruli T Sinambela, S.E., M.Th., WPB, WPA

Maruli T. Sinambela is a writer, trading practitioner, and educator with experience in the financial markets since 2007. His expertise covers Forex, stock indices, commodities, and equities.Maruli T. Sinambela has demonstrated a strong leadership track record in the futures trading industry. He served as President Director of PT Indosukses Futures from 2020 to 2025, and in 2026, he was entrusted to lead PT Trident Pro Futures as President Director.He is actively engaged as an educator, speaker, and resource person across various media platforms—including television, radio, and digital channels—with a focus on market analysis and practical trading education.He has been involved as a member of the Education, Training, and Development Committee (DIKLATBANG) since 2021, and has served as a competency assessor and validator at the Professional Certification Institute (LSP) under the Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) since June 2023.Drawing on extensive experience, Maruli emphasizes that successful trading is built on discipline, consistency, sound risk management, and the ability to separate logic from emotion. He also highlights the importance of safeguarding investment funds by ensuring that all trading activities are conducted through officially licensed and regulated institutions in Indonesia.

Related Posts

Global Markets Under Pressure as U.S.–Iran Uncertainty Weighs on Sentiment
Market Analysis

Global Markets Under Pressure as U.S.–Iran Uncertainty Weighs on Sentiment

by Maruli T Sinambela, S.E., M.Th., WPB, WPA
Maret 27, 2026
0

JAKARTA, March 27, 2026 – Global markets came under pressure in Thursday’s trading session as rising geopolitical uncertainty in the...

Read moreDetails
Gold Stabilizes as Oil Volatility Persists Amid Geopolitical Uncertainty

Gold Stabilizes as Oil Volatility Persists Amid Geopolitical Uncertainty

Maret 25, 2026
Gold Prices Crash 3.76% Amid Dollar Storm, Brent Oil Rises 3.83%!

Gold Prices Crash 3.76% Amid Dollar Storm, Brent Oil Rises 3.83%!

Maret 19, 2026
Indonesia Masuk Panggung Global: Data JFX Ungkap Integrasi Nyata Pasar Berjangka Dunia

Indonesia Masuk Panggung Global: Data JFX Ungkap Integrasi Nyata Pasar Berjangka Dunia

Maret 18, 2026
Next Post
Minyak Turun Bebas: Mengapa Gejolak Ekonomi China dan Konflik Timur Tengah Mengancam Stabilitas Pasar?

Minyak Turun Bebas: Mengapa Gejolak Ekonomi China dan Konflik Timur Tengah Mengancam Stabilitas Pasar?

Ikhtisar Pasar

Data Pasar oleh TradingView
MaruliTua.com

© 2018-2022 MaruliTua All Rights Reserved Worldwide.

Navigasi Situs

  • Tentang
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak Saya

Follow Saya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Market Analysis
  • News
  • Learn Trading
  • Lainnya
    • Live Chart
    • Economic Calendar
    • Various-Topics

© 2018-2022 MaruliTua All Rights Reserved Worldwide.