Perdagangan minyak mentah bergerak lebih rendah pada jam perdagangan Asia pada Jumat 25 Oktober 2019 setelah mengalami kenaikan pada harga tertinggi 56.49 hari Kamis 24 oktober 2019 berkurangnya data inventori pada hari Rabu tgl 23 Oktober 203 tidak dapat menahan harga tetap berada pada zona atas resisten dikarenakan sector permintaan masih belum stabil Karen dampak dari perlambatan ekonomi global.
Berdasarkan laporan perdagangan New York Mercantile Exchange, Futures minyak mentah untuk penyerahan Desember diperdagangkan pada USD55,91 per barrel pada waktu penulisan, menurun 0,57%. Harga dari Instrumen ini sebelumnya diperdagangkan sesi rendah USD per barrel. Minyak metah kemungkinan akan mendapat support pada USD52,71 dan resistance pada USD56,51.
Jika kita bandingkan dengan laporan data dari ICE, Minyak brent untuk penyerahan Desember jatuh 0,55% dan diperdagangkan pada USD61,33 per barrel, sedangkan spread antara kontrak Minyak brent dan Minyak metah berada pada USD5,42 per barrel. Pada kesempatan ini peluang bagus yang dapat kita ambil adalah mengambil posisi jual bilamana menembus daerah harga 55.40 dengan target profit mendekati area harga 54.20 dan bila harga bergerak naik dengan stop-loss di area 56.50.






