MaruliTua.com
  • Market Analysis
  • News
  • Learn Trading
  • Lainnya
    • Live Chart
    • Economic Calendar
    • Various-Topics
No Result
View All Result
MaruliTua.com
  • Market Analysis
  • News
  • Learn Trading
  • Lainnya
    • Live Chart
    • Economic Calendar
    • Various-Topics
No Result
View All Result
MaruliTua.com
No Result
View All Result
Home Market Analysis

Reli Emas Menyisih: Menanti Isyarat Ekonomi AS dan Ketegangan Timur Tengah

Maruli T Sinambela, S.E., M.Th., WPB, WPA by Maruli T Sinambela, S.E., M.Th., WPB, WPA
Oktober 3, 2024
in Market Analysis
Reading Time: 3 mins read
1.8k 57
0
Reli Emas Menyisih: Menanti Isyarat Ekonomi AS dan Ketegangan Timur Tengah
457
SHARES
1.9k
VIEWS
ShareTweetSend

Harga emas menunjukkan kemunduran yang wajar pada sesi perdagangan Rabu, setelah reli tajam pada hari sebelumnya yang didorong oleh eskalasi konflik di Timur Tengah. Emas, sebagai aset safe haven, masih berada dalam perhatian pasar, mengingat ketidakpastian geopolitik yang meningkat serta ketidakpastian kebijakan ekonomi dari Federal Reserve AS. Dalam grafik berikut, kita akan menganalisis lebih jauh pergerakan harga emas spot (XAU/USD) dengan menyoroti level support dan resistance penting, serta indikator teknikal yang mendukung prediksi harga emas ke depannya.


Analisis Teknikal:

  • Harga Emas: Pada grafik yang disajikan, terlihat bahwa harga emas saat ini berada di sekitar $2.660 per ons, sedikit terkoreksi dari level tertingginya di $2.669,7. Pergerakan harga emas dipengaruhi oleh ketegangan di Timur Tengah dan data ekonomi dari AS, termasuk penguatan Dolar AS.
  • Resistance: Level resistance utama yang harus diperhatikan adalah di $2.668,06 (Resistance 2) dan $2.676,55 (Resistance 3). Jika harga menembus level ini, ada potensi harga menguji ulang level tertinggi sebelumnya di kisaran $2.685.
  • Support: Di sisi lain, level support yang dapat menjadi acuan adalah $2.645,84 (Support 1) dan $2.640,59 (Support 2). Apabila harga menembus level ini, kita dapat melihat penurunan lebih lanjut, meskipun skenario ini cukup terbatas mengingat ketidakpastian pasar yang masih mendukung emas.
  • Pivot Level: Pivot berada di $2.654,33, yang saat ini menjadi titik keseimbangan pergerakan harga. Jika harga terus bertahan di atas level ini, potensi reli akan tetap kuat.
  • Indikator RSI: Indikator RSI berada pada 65,57, yang menunjukkan kondisi mendekati overbought. Namun, belum ada sinyal pasti bahwa koreksi besar akan terjadi dalam waktu dekat, karena sentimen fundamental masih mendukung kenaikan harga.

Faktor Fundamental:


  • Ketegangan Geopolitik: Ketidakpastian di Timur Tengah terus mendominasi sentimen pasar. Eskalasi lebih lanjut dari konflik antara Israel dan Iran dapat memberikan dorongan tambahan bagi harga emas, terutama jika aksi militer semakin intens.
  • Dolar AS: Penguatan Dolar AS sebagai aset safe haven membatasi laju kenaikan harga emas, karena membuat emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya. Namun, ketidakpastian mengenai keputusan suku bunga Federal Reserve akan tetap menjadi kunci dalam jangka pendek hingga menengah.
  • Data Ekonomi AS: Data penggajian sektor swasta dari ADP yang lebih rendah dari perkiraan dan prospek pemotongan suku bunga oleh Fed dapat memberikan dukungan lebih lanjut pada harga emas, terutama jika non-farm payroll yang akan diumumkan pada hari Jumat melemah.

Menjaga Momentum di Tengah Ketidakpastian

Meskipun harga emas sempat terkoreksi, potensi kenaikan tetap terbuka seiring meningkatnya ketidakpastian global. Dengan pelaku pasar yang menanti perkembangan lebih lanjut dari Timur Tengah dan data ekonomi AS, emas masih memegang statusnya sebagai aset safe haven. Jika tekanan geopolitik terus berlanjut dan The Fed memberikan sinyal dovish, emas memiliki peluang untuk menembus level resistance kunci dan mencetak reli baru di atas $2.670 per ons. Namun, investor diharapkan tetap berhati-hati dengan volatilitas pasar yang tinggi dalam beberapa hari ke depan.


Disclaimer:

Analisis ini disusun oleh penulis Marulitua.com berdasarkan data dan informasi yang tersedia pada saat penulisan. Artikel ini hanya untuk tujuan edukasi dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi ada di tangan pembaca, dan resiko atas keputusan tersebut sepenuhnya ditanggung oleh pembaca. Pasar keuangan memiliki resiko yang tinggi, dan kami mendorong Anda untuk berkonsultasi dengan penasihat keuangan sebelum membuat keputusan investasi.

Share183Tweet114Send
Maruli T Sinambela, S.E., M.Th., WPB, WPA

Maruli T Sinambela, S.E., M.Th., WPB, WPA

Maruli T. Sinambela is a writer, trading practitioner, and educator with experience in the financial markets since 2007. His expertise covers Forex, stock indices, commodities, and equities.Maruli T. Sinambela has demonstrated a strong leadership track record in the futures trading industry. He served as President Director of PT Indosukses Futures from 2020 to 2025, and in 2026, he was entrusted to lead PT Trident Pro Futures as President Director.He is actively engaged as an educator, speaker, and resource person across various media platforms—including television, radio, and digital channels—with a focus on market analysis and practical trading education.He has been involved as a member of the Education, Training, and Development Committee (DIKLATBANG) since 2021, and has served as a competency assessor and validator at the Professional Certification Institute (LSP) under the Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) since June 2023.Drawing on extensive experience, Maruli emphasizes that successful trading is built on discipline, consistency, sound risk management, and the ability to separate logic from emotion. He also highlights the importance of safeguarding investment funds by ensuring that all trading activities are conducted through officially licensed and regulated institutions in Indonesia.

Related Posts

Global Markets Under Pressure as U.S.–Iran Uncertainty Weighs on Sentiment
Market Analysis

Global Markets Under Pressure as U.S.–Iran Uncertainty Weighs on Sentiment

by Maruli T Sinambela, S.E., M.Th., WPB, WPA
Maret 27, 2026
0

JAKARTA, March 27, 2026 – Global markets came under pressure in Thursday’s trading session as rising geopolitical uncertainty in the...

Read moreDetails
Gold Stabilizes as Oil Volatility Persists Amid Geopolitical Uncertainty

Gold Stabilizes as Oil Volatility Persists Amid Geopolitical Uncertainty

Maret 25, 2026
Gold Prices Crash 3.76% Amid Dollar Storm, Brent Oil Rises 3.83%!

Gold Prices Crash 3.76% Amid Dollar Storm, Brent Oil Rises 3.83%!

Maret 19, 2026
Indonesia Masuk Panggung Global: Data JFX Ungkap Integrasi Nyata Pasar Berjangka Dunia

Indonesia Masuk Panggung Global: Data JFX Ungkap Integrasi Nyata Pasar Berjangka Dunia

Maret 18, 2026
Next Post
Analisa Fundamental dan Teknikal Minyak Mentah WTI 2 Oktober 2024

Analisa Fundamental dan Teknikal Minyak Mentah WTI 2 Oktober 2024

Ikhtisar Pasar

Data Pasar oleh TradingView
MaruliTua.com

© 2018-2022 MaruliTua All Rights Reserved Worldwide.

Navigasi Situs

  • Tentang
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak Saya

Follow Saya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Market Analysis
  • News
  • Learn Trading
  • Lainnya
    • Live Chart
    • Economic Calendar
    • Various-Topics

© 2018-2022 MaruliTua All Rights Reserved Worldwide.