MaruliTua.com
  • Market Analysis
  • News
  • Learn Trading
  • Lainnya
    • Live Chart
    • Economic Calendar
    • Various-Topics
No Result
View All Result
MaruliTua.com
  • Market Analysis
  • News
  • Learn Trading
  • Lainnya
    • Live Chart
    • Economic Calendar
    • Various-Topics
No Result
View All Result
MaruliTua.com
No Result
View All Result
Home Market Analysis

Waspadai Gap Harga Emas dalam Konteks Konflik Timur Tengah

Maruli T Sinambela, S.E., M.Th., WPB, WPA by Maruli T Sinambela, S.E., M.Th., WPB, WPA
November 27, 2023
in Market Analysis
Reading Time: 3 mins read
1.7k 17
0
Waspadai Gap Harga Emas dalam Konteks Konflik Timur Tengah
412
SHARES
1.7k
VIEWS
ShareTweetSend

Harga emas melonjak dan mencapai level tertinggi dalam satu minggu pada hari Senin 09 Oktober 2023 harga memantul dari dampak konflik militer di Timur. Kenaikan ini dipicu oleh eskalasi di wilayah tersebut, yang secara signifikan memperkuat status emas sebagai safe-haven di pasar keuangan global.

Konflik berkepanjangan antara Israel dan Hamas telah mencapai titik kritis, Gejolak politik dan ketidakpastian ekonomi yang disebabkan oleh situasi ini membuat investor mencari perlindungan nilai, dan emas dianggap sebagai aset yang aman dan stabil dalam kondisi seperti ini.

Indeks utama Wall Street melemah sebagai respons terhadap ketidakpastian geopolitik, sementara harga minyak mentah melonjak lebih dari 4% akibat kekerasan di Timur Tengah yang mengguncang pasar energi global. Kondisi ini menciptakan atmosfer di mana investor mencari tempat yang aman, dan emas memenuhi kriteria tersebut.

Fokus pasar juga terbagi antara perkembangan konflik di Timur Tengah dan risalah terbaru Federal Reserve terkait kebijakan moneter. Ketidakpastian seputar kebijakan suku bunga AS dan dampak inflasi yang mungkin muncul dari kenaikan harga minyak menjadi sorotan utama. Pertanyaan muncul apakah Federal Open Market Committee (FOMC) akan melanjutkan kenaikan suku bunga di tengah ketidakpastian yang meningkat.

Para pelaku pasar saat ini memperhitungkan kemungkinan sekitar 28% kenaikan suku bunga lagi dari The Fed tahun ini, menurut alat CME Fedwatch. Peningkatan suku bunga dapat meningkatkan biaya peluang untuk memegang emas batangan, sehingga menjadi pertimbangan ekonomi yang signifikan.

Dalam konteks kondisi di Timur Tengah, dimana situasinya terus memanas, para analis mempertanyakan apakah harga emas dapat terus meningkat menuju level $1.900. Proyeksi ini didorong oleh tingginya ketidakpastian dan gejolak politik di wilayah tersebut, yang secara historis membuat emas menjadi safe-haven yang diminati oleh investor dalam menghadapi situasi krisis global.

Dinamika pasar keuangan, terdapat elemen risiko yang perlu dievaluasi secara cermat. Sebuah pertimbangan penting adalah kemungkinan penutupan gap di bawah harga $1.844 – $1.810. Gap ini mewakili perbedaan harga antara penutupan pasar sebelumnya dan pembukaan pasar berikutnya. Dalam beberapa situasi, pasar cenderung ‘menutup’ gap ini dengan mengalami pergerakan harga untuk mencapai level yang mencakup area gap tersebut.

Dalam menghadapi kondisi volatilitas tinggi, terutama terkait dengan konflik geopolitik, pergerakan harga emas dapat menjadi sangat dinamis. Para investor perlu waspada terhadap perubahan mendadak dalam sentimen pasar dan melakukan evaluasi risiko secara terus-menerus.


Evaluasi risiko memainkan peran integral dalam keputusan transaksi. Faktor-faktor seperti perkembangan situasi politik, kebijakan moneter, dan data ekonomi dapat memiliki dampak signifikan terhadap harga emas. Dengan pasar keuangan yang responsif terhadap perkembangan global, para investor cenderung mengadopsi strategi yang dapat menanggapi perubahan pasar dengan cepat.

Grafik XAU H1

Data Ekonomi Terkini:

•             Pada pukul 06:01 GMT, Monitor Penjualan Ritel BRC Inggris untuk bulan September menunjukkan pertumbuhan sebesar 2,8%, melampaui perkiraan sebesar 3,1% dan meningkat dari angka sebelumnya sebesar 4,3%.

•             Pada pukul 06:50 GMT, data dari Jepang menunjukkan Rekening Giro Disesuaikan (Agustus) sebesar 1,63T, lebih rendah dari perkiraan 2.41T, dan Rekening Giro nsa (Agustus) sebesar 2.280T, turun dari perkiraan 3.091T.

•             Pada pukul 07:30 GMT, Persetujuan Bangunan Australia untuk bulan September menunjukkan penurunan sebesar 7,4%, di bawah perkiraan 7,0%, sementara Keyakinan Bisnis NAB (September) tetap sejalan dengan ekspektasi pada angka 1.

•             Pada pukul 15:30 GMT, Produktivitas Tenaga Kerja Inggris untuk kuartal kedua menunjukkan kenaikan sebesar 0,7%, melawan perkiraan penurunan sebesar -1,4%.

•             Pada pukul 19:00 GMT, Presiden ECB Lagarde dijadwalkan untuk memberikan pidato, diikuti oleh Anggota FOMC Bostic dari AS pada pukul 20:30 GMT, dan Buba Balz Jerman pada pukul 23:30 GMT.

Dalam mengelola portofolio investasi, penting untuk memahami bahwa proyeksi harga dan evaluasi risiko harus dilakukan secara bersamaan. Keterampilan untuk membaca kondisi pasar secara holistik dan reaktif terhadap perubahan mendadak menjadi kunci untuk kesuksesan dalam lingkungan investasi yang dinamis seperti saat ini, disclaimer on!

Share165Tweet103Send
Maruli T Sinambela, S.E., M.Th., WPB, WPA

Maruli T Sinambela, S.E., M.Th., WPB, WPA

Maruli T. Sinambela is a writer, trading practitioner, and educator with experience in the financial markets since 2007. His expertise covers Forex, stock indices, commodities, and equities.Maruli T. Sinambela has demonstrated a strong leadership track record in the futures trading industry. He served as President Director of PT Indosukses Futures from 2020 to 2025, and in 2026, he was entrusted to lead PT Trident Pro Futures as President Director.He is actively engaged as an educator, speaker, and resource person across various media platforms—including television, radio, and digital channels—with a focus on market analysis and practical trading education.He has been involved as a member of the Education, Training, and Development Committee (DIKLATBANG) since 2021, and has served as a competency assessor and validator at the Professional Certification Institute (LSP) under the Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) since June 2023.Drawing on extensive experience, Maruli emphasizes that successful trading is built on discipline, consistency, sound risk management, and the ability to separate logic from emotion. He also highlights the importance of safeguarding investment funds by ensuring that all trading activities are conducted through officially licensed and regulated institutions in Indonesia.

Related Posts

Global Markets Under Pressure as U.S.–Iran Uncertainty Weighs on Sentiment
Market Analysis

Global Markets Under Pressure as U.S.–Iran Uncertainty Weighs on Sentiment

by Maruli T Sinambela, S.E., M.Th., WPB, WPA
Maret 27, 2026
0

JAKARTA, March 27, 2026 – Global markets came under pressure in Thursday’s trading session as rising geopolitical uncertainty in the...

Read moreDetails
Gold Stabilizes as Oil Volatility Persists Amid Geopolitical Uncertainty

Gold Stabilizes as Oil Volatility Persists Amid Geopolitical Uncertainty

Maret 25, 2026
Gold Prices Crash 3.76% Amid Dollar Storm, Brent Oil Rises 3.83%!

Gold Prices Crash 3.76% Amid Dollar Storm, Brent Oil Rises 3.83%!

Maret 19, 2026
Indonesia Masuk Panggung Global: Data JFX Ungkap Integrasi Nyata Pasar Berjangka Dunia

Indonesia Masuk Panggung Global: Data JFX Ungkap Integrasi Nyata Pasar Berjangka Dunia

Maret 18, 2026
Next Post
Analisis Dampak Data Ekonomi Terhadap Mata Uang dan Harga Emas, Senin16 Oktober 2023

Analisis Dampak Data Ekonomi Terhadap Mata Uang dan Harga Emas, Senin16 Oktober 2023

Ikhtisar Pasar

Data Pasar oleh TradingView
MaruliTua.com

© 2018-2022 MaruliTua All Rights Reserved Worldwide.

Navigasi Situs

  • Tentang
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak Saya

Follow Saya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Market Analysis
  • News
  • Learn Trading
  • Lainnya
    • Live Chart
    • Economic Calendar
    • Various-Topics

© 2018-2022 MaruliTua All Rights Reserved Worldwide.