MaruliTua.com
  • Analisa Pasar
  • Berita
  • Belajar Trading
  • Lainnya
    • Grafik Live
    • Kalender Ekonomi
    • Serba-serbi
No Result
View All Result
MaruliTua.com
  • Analisa Pasar
  • Berita
  • Belajar Trading
  • Lainnya
    • Grafik Live
    • Kalender Ekonomi
    • Serba-serbi
No Result
View All Result
MaruliTua.com
No Result
View All Result
Home Analisa Pasar

Analisa XAU/USD – 22 Oktober 2024

Maruli T Sinambela, S.E., M.Th., WPB, WPA by Maruli T Sinambela, S.E., M.Th., WPB, WPA
Oktober 22, 2024
in Analisa Pasar
Reading Time: 3 mins read
1.8k 76
0
Analisa XAU/USD – 22 Oktober 2024
457
SHARES
1.9k
VIEWS
ShareTweetSend

Harga emas (XAU/USD) kembali menjadi pusat perhatian para pelaku pasar pada tanggal 22 Oktober 2024, saat volatilitas pasar didorong oleh beberapa faktor fundamental global yang bergejolak. Ketegangan geopolitik di Timur Tengah, ketidakpastian menjelang Pemilu AS, dan ekspektasi pemotongan suku bunga The Fed, menjadi pendorong utama pergerakan emas. Sebagai instrumen safe haven, emas terus menavigasi sentimen risk-off dan aksi beli dari investor yang mencari perlindungan dari ketidakpastian ekonomi.

Analisa Tehnikal: Pada grafik M15 di atas, terdapat beberapa level kunci yang ditandai dengan garis hijau dan merah, serta beberapa indikator teknis yang memberikan panduan bagi trader untuk menentukan arah pergerakan harga emas. Berikut penjelasannya:

  1. Level Resistance 1, 2, dan 3 (Garis Hijau):
    Ketiga level ini menandakan batas atas yang berpotensi menahan kenaikan harga. Resistance 1 di $2734.58, Resistance 2 di $2740.80, dan Resistance 3 di $2750.88. Apabila harga mampu menembus salah satu dari level ini, maka kemungkinan harga akan melanjutkan kenaikannya. Namun, trader perlu waspada terhadap potensi pullback setelah menembus level ini, terutama dengan adanya penguatan yield obligasi AS yang bisa membebani emas.
  2. Level Support 1, 2, dan 3 (Garis Merah):
    Sebaliknya, level support memberikan gambaran di mana harga kemungkinan akan bertahan jika terjadi penurunan. Support 1 berada di $2714.42, Support 2 di $2708.20, dan Support 3 di $2698.12. Ketiga level ini dapat menjadi area yang baik untuk mencari peluang beli jika harga emas mengalami koreksi. Trader bisa mempertimbangkan ini sebagai titik masuk dengan memanfaatkan pengaturan resiko yang tepat.
  3. Pivot Level (Garis Biru):
    Pivot level terletak di $2724.50 dan berfungsi sebagai penentu sentimen harian. Jika harga bergerak di atas pivot, biasanya menunjukkan dominasi bullish, sementara jika harga berada di bawahnya, sentimen bearish yang dominan. Saat ini, harga mendekati pivot, yang menandakan adanya ketidakpastian arah pasar, sejalan dengan fundamental global yang juga tidak pasti.
  4. Relative Strength Index (RSI):
    Indikator RSI berada di level 49.62, mendekati angka 50, yang menandakan keseimbangan antara tekanan beli dan jual. RSI ini menunjukkan bahwa pasar sedang mencari arah, dengan potensi pergerakan kuat jika ada pemicu fundamental baru. Jika RSI meningkat ke atas 70, ini menandakan kondisi overbought, sementara jika turun ke bawah 30, menandakan oversold.

Analisa Fundamental: Secara fundamental, emas didukung oleh beberapa faktor kunci:


  • Tingkat Suku Bunga AS: Ekspektasi pasar bahwa The Fed akan memotong suku bunga pada bulan November memberikan dukungan pada harga emas. Pemotongan suku bunga cenderung melemahkan dolar AS, yang membuat emas lebih murah bagi pembeli internasional dan mendorong permintaan.
  • Geopolitik: Ketegangan di Timur Tengah, khususnya antara Israel dan Hezbollah, mendorong ketidakpastian geopolitik, yang biasanya meningkatkan permintaan terhadap aset safe haven seperti emas.
  • Pemilu AS: Dengan pemilihan presiden AS yang semakin dekat, volatilitas pasar semakin meningkat, mendorong investor untuk mencari keamanan di instrumen seperti emas.

Dengan faktor-faktor tersebut, proyeksi harga emas menunjukkan potensi untuk terus menguat, meskipun ada tekanan jangka pendek dari penguatan dolar dan yield obligasi AS yang meningkat.

Sebagai kesimpulan, harga emas saat ini berada pada fase konsolidasi setelah mencetak rekor tertinggi baru. Sentimen pasar cenderung bullish jangka panjang, terutama jika ketidakpastian global terus meningkat. Namun, trader harus tetap waspada terhadap volatilitas jangka pendek yang dipicu oleh data ekonomi dan sentimen pasar yang bergejolak. Pengelolaan resiko yang tepat, termasuk penggunaan level support dan resistance serta indikator RSI, akan membantu menentukan langkah trading yang tepat dalam kondisi ini.

Disclaimer: Analisis ini hanya merupakan pandangan dari penulis dan tidak merupakan saran investasi. Semua keputusan trading adalah tanggung jawab individu. Pastikan untuk selalu mempertimbangkan resiko dan melakukan analisa tambahan sebelum mengambil keputusan trading.

Tags: #XAUUSD
Share183Tweet114Send
Maruli T Sinambela, S.E., M.Th., WPB, WPA

Maruli T Sinambela, S.E., M.Th., WPB, WPA

Maruli T Sinambela, S.E, M.Th, WPB, WPA penulis dan praktisi trading, lahir pada tahun 1975 di Sumatera Utara. Memasuki dunia trading sejak tahun 2007, mengembangkan minat keahlian dalam dunia trading Forex, indeks saham, komoditi, dan saham.Pada akhir tahun 2020, posisi President Director di Indosukses Futures, kepemimpinan dan dedikasi terhadap industri keuangan. Pengajar dan pembicara, berkontribusi pada peningkatan pengetahuan melalui seminar, workshop, dan program pelatihan, seperti P4WPB dan WPA, menjadi narasumber media elektronik.Aktif di tingkat organisasi sebagai anggota Komite Pendidikan Pelatihan Dan Pengembangan (DIKLATBANG) sejak tahun 2021, dengan sertifikat kompetensi, asesmen/uji kompetensi, dan menjadi asesor, validator kompetensi LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi), BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi), Juni 2023, LPK (BPM) Lembaga Pelatihan Kerja Bina profesi Mandiri 2024.Berlandaskan pengalaman dalam dunia trading, perencanaan dan praktik pelaksanaan harus konsisten tanpa melibatkan emosi. Sebagai seorang trader, harus bisa memiliki kemampuan untuk membedakan antara logika dan perasaan, serta menilai pentingnya keamanan dana investasi dengan memastikan tempat berinvestasi resmi memiliki izin dari regulator yang berlaku di Indonesia.

Related Posts

Agenda Ekonomi Global Pekan Ini: Pasar Mencermati Data Penting yang Diperkirakan Picu Volatilitas
Analisa Pasar

Agenda Ekonomi Global Pekan Ini: Pasar Mencermati Data Penting yang Diperkirakan Picu Volatilitas

by Maruli T Sinambela, S.E., M.Th., WPB, WPA
Januari 17, 2026
0

Pasar keuangan global memasuki pekan penting dengan serangkaian agenda ekonomi yang akan berdampak tinggi dari Amerika Serikat, Tiongkok, Inggris, Jepang,...

Read moreDetails
Pasar Menanti Data GDP Inggris dan Indikator Manufaktur AS

Pasar Menanti Data GDP Inggris dan Indikator Manufaktur AS

Januari 15, 2026
Inflasi AS Diprediksi Bertahan, Pasar Bersiap Hadapi Volatilitas

Inflasi AS Diprediksi Bertahan, Pasar Bersiap Hadapi Volatilitas

Januari 13, 2026
Menanti Data Ekonomi A.S, Harga Emas Bergerak Hati-Hati

Menanti Data Ekonomi A.S, Harga Emas Bergerak Hati-Hati

Januari 7, 2026
Next Post
Emas Tergelincir Setelah Mencetak Rekor: Akankah Penguatan Dolar dan Imbal Hasil AS Menahan Rally?

Emas Tergelincir Setelah Mencetak Rekor: Akankah Penguatan Dolar dan Imbal Hasil AS Menahan Rally?

Ikhtisar Pasar

Data Pasar oleh TradingView
MaruliTua.com

© 2018-2022 MaruliTua All Rights Reserved Worldwide.

Navigasi Situs

  • Tentang
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak Saya

Follow Saya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Analisa Pasar
  • Berita
  • Belajar Trading
  • Lainnya
    • Grafik Live
    • Kalender Ekonomi
    • Serba-serbi

© 2018-2022 MaruliTua All Rights Reserved Worldwide.