Bank Sentral Eropa (ECB) dijadwalkan menurunkan suku bunga untuk kawasan euro pada minggu ini, menandai pemangkasan pertama sejak September 2019. Langkah ini akan mengakhiri siklus kenaikan suku bunga yang dimulai setelah pandemi Covid-19, ketika inflasi mengalami lonjakan. Meskipun demikian, perhatian investor kini telah bergeser ke langkah-langkah yang akan diambil ECB setelah pemangkasan suku bunga bulan Juni ini.
Pertumbuhan gaji sektor swasta di Amerika Serikat melambat menjadi 152.000 pada bulan Mei, jauh di bawah perkiraan. Laporan dari ADP pada hari Rabu menunjukkan pelambatan yang lebih besar dari yang diharapkan dalam penciptaan lapangan kerja, menunjukkan kelesuan lebih lanjut di pasar tenaga kerja. Perusahaan pemroses penggajian tersebut melaporkan bahwa perusahaan hanya menambah 152.000 pekerjaan pada bulan Mei, turun dari revisi angka bulan April sebesar 188.000 dan di bawah perkiraan konsensus Dow Jones sebesar 175.000. Ini merupakan tingkat pertumbuhan bulanan terendah sejak Januari. Selain itu, peningkatan pertumbuhan gaji tahunan tetap stabil di tingkat 5% selama tiga bulan berturut-turut.
Bank of Canada mengumumkan pemangkasan suku bunga kebijakan utamanya sebesar 25 basis poin menjadi 4,75% pada hari Rabu, langkah yang telah diperkirakan secara luas dan menandai pemotongan pertama dalam empat tahun. Bank tersebut juga mengindikasikan kemungkinan pelonggaran lebih lanjut jika inflasi terus mereda. Para ekonom segera memperkirakan Dewan Komisaris akan melakukan pemangkasan lagi pada bulan Juli. Setelah mempertahankan suku bunga pada level tertinggi selama lebih dari dua dekade, yakni sebesar 5% selama hampir satu tahun, Dewan Komisaris mencatat bahwa indikator inflasi menunjukkan tanda-tanda perbaikan.
Harga minyak mentah rebound dari posisi terendah empat bulan setelah keputusan OPEC+ memicu aksi jual. Minyak mentah berjangka naik lebih dari 1% pada hari Rabu, bangkit kembali dari posisi terendah empat bulan setelah keputusan OPEC+ untuk meningkatkan produksi memicu aksi jual minggu ini. Minyak mentah AS dan patokan global Brent mengalami penurunan hampir 4% minggu ini setelah delapan anggota OPEC+ sepakat pada hari Minggu untuk secara bertahap menghentikan pengurangan produksi sebesar 2,2 juta barel per hari.





