Harga emas mengalami penurunan tajam sebesar 3% pada hari Jumat setelah laporan pekerjaan AS yang lebih kuat dari perkiraan mengurangi ekspektasi penurunan suku bunga AS tahun ini. Sentimen bearish ini semakin diperkuat oleh data yang menunjukkan konsumen utama di Tiongkok menunda pembelian emas batangan pada bulan Mei, setelah 18 bulan pembelian berturut-turut.
Harga spot emas terakhir tercatat turun 3,69%, menjadi $2.305,96 per ons. Emas berjangka AS juga turun 2,8% dan ditutup pada $2.325.
Laporan Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan kenaikan Nonfarm Payrolls (NFP) sebesar 272.000 pekerjaan pada bulan Mei, jauh melebihi ekspektasi sebesar 185.000 pekerjaan. Data ini juga memicu reli dolar, membuat emas batangan lebih mahal bagi pembeli di luar negeri.
Pedagang menurunkan perkiraan mereka terkait pemotongan suku bunga, dengan memperhitungkan pemotongan sebesar 37 basis poin (bps) pada akhir Desember, dari 48 bps sebelum data NFP. Pemotongan pertama diperkirakan akan terjadi pada bulan November, dibandingkan dengan perkiraan sebelumnya di bulan September.
Laporan ketenagakerjaan ini menambah sentimen bearish yang juga dipicu oleh data yang menunjukkan konsumen utama di Tiongkok menunda pembelian emas pada bulan Mei, setelah periode pembelian selama 18 bulan berturut-turut.
Selain emas, harga komoditas lain juga mengalami perubahan pada tanggal 7 Juni:
- Perak: Harga perak turun dari 31.663 USD menjadi 29.273 USD, dengan harga terendah 29.230 USD. Penurunan ini sebesar 2.094 USD atau -6,68%.
- Minyak Mentah WTI: Harga minyak mentah WTI sedikit turun dari 76,25 USD menjadi 75,38 USD, dengan harga terendah 75,21 USD. Penurunan ini sebesar 0,17 USD atau -0,23%.
- Tembaga: Harga tembaga turun dari 4,6833 USD menjadi 4,4470 USD, dengan harga terendah 4,4470 USD. Penurunan ini sebesar 0,2310 USD atau -4,94%.
- Minyak Brent: Harga minyak Brent turun dari 80,38 USD menjadi 79,44 USD, dengan harga terendah 79,32 USD. Penurunan ini sebesar 0,43 USD atau -0,54%.
- Gas Alam: Harga gas alam naik dari 2,967 USD menjadi 2,937 USD, dengan harga terendah 2,791 USD. Kenaikan ini sebesar 0,116 USD atau +4,11%.
- Kedelai Amerika: Harga kedelai Amerika turun dari 1.202,50 USD menjadi 1.177,50 USD, dengan harga terendah 1.174,25 USD. Penurunan ini sebesar 22,50 USD atau -1,88%.
- Gandum AS: Harga gandum AS turun dari 639,00 USD menjadi 626,75 USD, dengan harga terendah 619,00 USD. Penurunan ini sebesar 12,25 USD atau -1,92%.
Tren ini mencerminkan respon pasar terhadap langkah Bank Sentral Tiongkok serta dinamika geopolitik dan ekonomi global yang mempengaruhi harga komoditas. Investor dan analis pasar akan terus memantau perkembangan ini untuk memahami dampak jangka panjangnya terhadap ekonomi global.





