
Harga emas menurun pada hari Senin di tengah penantian para investor akan data ekonomi Amerika Serikat yang lebih komprehensif. Laporan pekan lalu yang menunjukkan stabilnya inflasi meningkatkan ekspektasi bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga pada akhir tahun ini.
Pada pukul 03.20 GMT, harga emas spot turun sebesar 0,4% menjadi $2,322.24 per ounce, setelah sebelumnya naik lebih dari 1% pada hari Jumat. Harga emas berjangka AS juga turun sebesar 0,5% menjadi $2,337.10.
Para investor kini menunggu rilis data penjualan ritel AS pada hari Selasa, klaim pengangguran mingguan pada hari Kamis, serta PMI awal yang dijadwalkan keluar pada hari Jumat. Selain itu, beberapa pejabat Federal Reserve dijadwalkan memberikan pernyataan selama minggu ini.
Data yang dipublikasikan minggu lalu mengindikasikan melemahnya tekanan harga di AS dan menunjukkan bahwa pasar tenaga kerja mulai kehilangan momentum. Hal ini memperkuat harapan bahwa Federal Reserve mungkin akan menurunkan suku bunga pada bulan September.
Presiden Federal Reserve Minneapolis, Neel Kashkari, menyatakan pada hari Minggu bahwa terdapat kemungkinan besar bank sentral AS akan menurunkan suku bunga sekali tahun ini, kemungkinan pada bulan Desember.
Suku bunga yang lebih rendah mengurangi biaya peluang untuk memegang emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil.
Di pasar logam lainnya, harga perak spot turun 1,1% menjadi $29,21 per ounce, platinum sedikit turun 0,1% menjadi $957,00, dan paladium stabil di $889,93.





