Harga minyak terus merosot untuk hari kedua berturut-turut pada hari Kamis, setelah pemerintah AS melaporkan lemahnya permintaan bahan bakar di negara tersebut dan lonjakan stok bensin serta bahan bakar sulingan yang mengejutkan. Penurunan ini mencerminkan kekhawatiran pasar akan keseimbangan antara suplai dan permintaan.
Minyak mentah AS mencatat penurunan sebesar 4,9% pada bulan Mei, kinerja terburuk sejak Desember tahun lalu. Sementara itu, harga Brent, patokan global, mengalami penurunan sebesar 6,8% pada bulan yang sama, menempatkan komoditas ini pada jalur negatif untuk pertama kalinya dalam lima bulan terakhir.
Analisis teknis menunjukkan level resistance di 79,43 dan support di 76,17, yang menjadi indikator penting bagi pergerakan harga minyak. Level resistance 79,43 menjadi batas atas di mana harga minyak kemungkinan akan menghadapi tekanan jual yang kuat. Jika harga berhasil menembus level ini, potensi kenaikan lebih lanjut bisa terjadi. Di sisi lain, level support di 76,17 berfungsi sebagai batas bawah di mana harga minyak mungkin menemukan dukungan beli yang signifikan. Jika harga jatuh di bawah level ini, penurunan lebih lanjut bisa diharapkan.
Penurunan harga minyak ini dipengaruhi oleh beberapa faktor utama. Data terbaru menunjukkan bahwa permintaan bahan bakar di AS lebih lemah dari yang diperkirakan, yang mencerminkan aktivitas ekonomi yang melambat. Selain itu, lonjakan stok bensin dan bahan bakar sulingan yang tak terduga menunjukkan ketidakseimbangan antara suplai dan permintaan, menambah tekanan pada harga minyak.
Untuk para pelaku pasar, penting untuk terus memonitor perkembangan lebih lanjut dalam data ekonomi dan laporan stok dari EIA (Energy Information Administration), serta kebijakan OPEC dan faktor geopolitik yang dapat mempengaruhi harga minyak global.
Dengan dinamika pasar yang terus berubah, pengawasan ketat terhadap indikator-indikator kunci ini sangat penting untuk memahami arah pergerakan harga minyak di masa mendatang.
Untuk informasi lengkap, Anda dapat menghubungi Indosukses Futures melalui WA di +62 812-9220-9880 atau kunjungi indosuksesfutures.com.





