Harga emas mengalami pelemahan ditengah investor mencerna laporan inflasi AS yang sebagian besar sesuai dengan perkiraan. Namun, ekspektasi bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga tahun ini tetap menjaga emas di jalur untuk mencatatkan kenaikan bulanan keempat berturut-turut. Emas turun 0,7% menjadi $2.325,67 per ounce, sementara emas berjangka AS ditutup 0,9% lebih rendah pada $2.346,4. Meski demikian, emas batangan masih mencatat kenaikan 1,8% untuk bulan ini, mencapai titik tertinggi sepanjang masa di $2.449,89 pada 20 Mei.
Data menunjukkan Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) naik 0,3% di bulan April, sesuai dengan perkiraan para ekonom yang disurvei oleh Reuters. Dalam 12 bulan hingga Maret, inflasi PCE naik 2,7% seperti yang diperkirakan. Para pedagang pada hari Jumat memperkirakan bahwa Fed akan melakukan penurunan suku bunga pertama pada bulan September setelah laporan Departemen Perdagangan AS menunjukkan bahwa inflasi telah membuat sedikit kemajuan menuju target 2% The Fed bulan lalu.
Presiden Bank Fed Dallas, Lorie Logan, mengatakan pada hari Kamis bahwa ia yakin inflasi masih menuju target The Fed sebesar 2%, namun mencatat bahwa masih terlalu dini untuk mempertimbangkan penurunan suku bunga. Meskipun emas sering dianggap sebagai pelindung terhadap inflasi, suku bunga yang lebih tinggi meningkatkan biaya peluang untuk memiliki aset yang tidak memberikan imbal hasil.
Produk Andalan Jakarta Futures Exchange (JFX) Melalui PT Indosukses Futures
Di tengah maraknya berita tentang skandal emas palsu Antam yang mengakibatkan penangkapan enam tersangka dan produksi emas palsu mencapai 109 ton, produk andalan dari Jakarta Futures Exchange (JFX) yang juga diperdagangkan di PT Indosukses Futures menjadi pilihan menarik bagi para investor. Produk-produk ini menawarkan peluang bagi investor untuk mengambil posisi di pasar berjangka, yang dapat menjadi strategi diversifikasi atau spekulasi dengan risiko yang terhindar dari emas palsu. Harga produk ini bergerak berdasarkan perkembangan berita fundamental dan ekonomi terbaru.
Berikut adalah beberapa kontrak berjangka emas yang dapat diperdagangkan di JFX:
- GOL100 Juni-24
- GOL250 Juli-24
- GOL250 Agustus-24
- GOL100 Juli-24
- XAUUSD
XAUUSD adalah kontrak perdagangan emas dalam mata uang dolar AS, yang memungkinkan investor untuk bertransaksi berdasarkan pergerakan harga emas di pasar internasional.
Keunggulan Bertransaksi di Produk-Produk JFX:
- Likuiditas Tinggi: Pasar emas global memiliki likuiditas yang sangat tinggi, memudahkan eksekusi transaksi dalam volume besar.
- Aset Safe Haven: Emas dikenal sebagai aset aman saat terjadi ketidakpastian ekonomi dan geopolitik, menjadikannya pilihan populer di kalangan investor.
- Diversifikasi Portofolio: Memiliki emas dalam portofolio dapat memberikan diversifikasi yang baik, mengurangi risiko total portofolio.
- Reaksi terhadap Kebijakan Moneter: Harga emas sering bereaksi terhadap kebijakan moneter, seperti perubahan suku bunga oleh bank sentral dunia atau Federal Reserve AS.
Bertransaksi di Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) melalui perusahaan pialang resmi, PT Indosukses Futures, memberikan investor akses ke berbagai instrumen keuangan yang dapat digunakan untuk melindungi portofolio atau untuk spekulasi. Dengan informasi terbaru tentang inflasi dan kebijakan dalam transaksi, investor dapat membuat keputusan yang lebih baik mengenai strategi perdagangan mereka. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.indosuksesfutures.com. Atau dapat menghubungi WA +62 812-9220-9880





