Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) kembali menorehkan langkah penting dalam mencetak generasi baru profesional berintegritas. Kepala Bappebti, Tirta Karma Senjaya, didampingi Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan PBK, Ima Siti Fatimah, hadir memberikan arahan sekaligus membuka secara resmi pelaksanaan Ujian Profesi Calon Wakil Pialang Berjangka (CWPB) dan Calon Wakil Penasihat Berjangka (CWPA) Angkatan II tahun 2025 yang berlangsung di Kantor Pusat Pengembangan SDM Ekspor dan Jasa Perdagangan, Jakarta (28/08).
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Pusat Pengembangan Sumber daya manusia (SDM) Ekspor dan Jasa Perdagangan, Sugih Rahmansyah, yang menegaskan pentingnya kualitas SDM dalam mendukung ekosistem perdagangan berjangka yang sehat, aman, dan terpercaya.
Ujian profesi ini bukan sekadar proses seleksi, melainkan sebuah gerbang awal menuju karier yang penuh peluang di industri keuangan modern. Para peserta tidak hanya diuji kemampuan teknisnya, tetapi juga ditantang untuk mengedepankan integritas, etika, dan komitmen dalam melayani masyarakat.
Melalui sertifikasi CWPB dan CWPA, generasi muda memiliki kesempatan untuk terjun langsung dalam ekosistem pasar berjangka yang terus berkembang. Dengan dukungan regulasi yang kuat serta pengawasan dari Bappebti, profesi wakil pialang dan penasihat berjangka kini semakin terbuka luas sebagai pilihan karier yang menjanjikan.
Momentum ini menjadi bukti nyata bahwa profesi di sektor perdagangan berjangka bukan hanya untuk mereka yang paham pasar, tetapi juga bagi generasi muda yang siap belajar, beradaptasi, dan berkontribusi bagi kemajuan ekonomi nasional.
Sebagaimana pesan yang disampaikan para pimpinan dalam acara ini, masa depan industri PBK ada di tangan anak-anak muda Indonesia yang berani mengambil tantangan. Inilah kesempatan untuk membuktikan diri bahwa menjadi profesional di bidang perdagangan berjangka bukan sekadar pekerjaan, tetapi panggilan untuk membangun bangsa.





