Harga emas dunia menguat, pada hari Jumat 22 Desember 2023 pukul 22.00 wib, pasar emas menunjukkan tren positif dengan harga emas mendekati level tertinggi dalam tiga minggu terakhir. Harga emas spot naik sebesar 1,2% menjadi $2,069.79 per ounce, sedangkan harga emas berjangka AS melonjak 1,5% menjadi $2,081.2.
Pengaruh faktor-faktor ekonomi, kenaikan harga emas diyakini terkait dengan penurunan nilai dolar dan turunnya imbal hasil obligasi. Fenomena ini terjadi menjelang data inflasi utama AS yang diantisipasi memberikan gambaran lebih jelas mengenai kebijakan suku bunga Federal Reserve pada tahun depan.
Spekulasi Penurunan Suku Bunga, spekulasi mengenai penurunan suku bunga Federal Reserve AS pada bulan Maret memengaruhi pasar emas. Para pedagang memperkirakan peluang penurunan sebesar 83%, menurut alat CME FedWatch. Suku bunga yang lebih rendah diharapkan meningkatkan daya tarik emas sebagai aset investasi karena mengurangi biaya peluang untuk memegang emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil.
Dampak Terhadap Logam Lainnya, tidak hanya emas yang mengalami kenaikan, tetapi logam-logam lainnya juga mencatat pertumbuhan. Perak naik 0,4% menjadi $24,4956 per ons, platinum naik 0,7% menjadi $969,99, dan paladium naik 0,7% menjadi $1,222.33. Ketiga logam tersebut memasuki minggu kedua berturut-turut dengan kenaikan.
Faktor-faktor penggerak pasar, sentimen pasar juga dipengaruhi oleh pernyataan pejabat Federal Reserve yang menolak ide penurunan suku bunga secara cepat pada tahun depan. Meskipun demikian, pasar tetap mempertimbangkan kemungkinan penurunan tersebut. Indeks dolar terhuyung-huyung mendekati level terendah dalam lima bulan, membuat emas semakin menarik bagi pembeli luar negeri.
Terus pantau perkembangan pasar emas dan logam mulia lainnya bersama Marulitua.com untuk mendapatkan pembaruan terkini seputar berita ekonomi global. Disclaimer On!





