Jakarta, 11 Juni 2024 – Harga minyak sawit MDX (FCPOc1) diperdagangkan lebih rendah pada sesi perdagangan terbaru. Harga kontrak futures minyak sawit MDX turun sebesar 21 MYR atau 0,53%, menjadi 3.922 MYR per metrik ton. Penurunan ini menandakan kinerja negatif dalam perdagangan hari ini.
Harga minyak sawit MDX mengalami fluktuasi dalam kisaran harian antara 3.922 MYR hingga 3.980 MYR. Data ini memberikan gambaran tentang volatilitas pasar dan rentang pergerakan harga perdagangan.
Selama 52 minggu terakhir, harga minyak sawit MDX telah bergerak dalam rentang yang cukup lebar, yaitu antara 3.380 MYR hingga 4.600 MYR per metrik ton. Rentang ini mencerminkan berbagai faktor yang mempengaruhi pasar minyak sawit, termasuk kondisi cuaca, permintaan global, serta kebijakan perdagangan internasional.
Dengan harga saat ini di 3.922 MYR, pelaku pasar dan investor di sektor komoditas perlu memperhatikan faktor fundamental yang mempengaruhi harga minyak sawit. Fluktuasi harga yang terjadi mencerminkan dinamika pasar yang terus berubah dan menuntut kewaspadaan dalam mengambil keputusan investasi.
Perdagangan minyak sawit MDX di bursa berjangka terus menjadi perhatian utama bagi para pelaku pasar, mengingat pentingnya komoditas ini dalam berbagai sektor industri, termasuk makanan, kosmetik, dan bioenergi.
Sementara itu, pasar kontrak berjangka di Jakarta Futures Exchange (JFX) menunjukkan fluktuasi signifikan dalam harga kontrak komoditas Olein, di tengah berita hilirisasi industri kelapa sawit di Indonesia yang masih menemui sejumlah tantangan, baik di hulu maupun di hilir. Dalam tinjauan terkini berdasarkan data terbaru Pergerakan Harga Kontrak Futures Olein;
Harga kontrak futures Olein menunjukkan pergerakan yang beragam untuk periode Juni hingga November 2024. Harga tertinggi untuk kontrak OLE01 Juni 2024 tercatat di level Rp 15.860, sementara harga terendahnya mencapai Rp 14.340. Untuk kontrak OLE01 Agustus 2024, harga tertinggi berada pada Rp 15.940 dan harga terendah di Rp 14.420.
Kontrak OLE01 November 2024 sedikit mengalami penurunan harga tertinggi di Rp 15.920 dan harga terendah di Rp 14.400. Sementara itu, kontrak OLE01 Juli 2024 mencatat harga tertinggi di Rp 15.900 dan harga terendah di Rp 14.380.
Harga-harga ini mencerminkan dinamika pasar yang dipengaruhi oleh berbagai faktor ekonomi global dan domestik, termasuk kebijakan moneter, perubahan nilai tukar, serta permintaan dan penawaran komoditas. Investor dan pedagang di JFX disarankan untuk terus memantau perkembangan pasar dan memperhatikan faktor-faktor fundamental yang mempengaruhi harga komoditas ini.
Demikian berita pasar terkini dari Jakarta Futures Exchange. Tetaplah terinformasi untuk memahami dinamika pasar dan membuat keputusan investasi yang tepat.





